Perjalanan 24 Jam Skuat Barito ke Serui Berakhir Sia-sia
Kita melakukan perjalanan jauh dan hampir 24 jam. Empat kali transit pesawat, kemudian lima jam naik kapal laut datang adalah untuk bertanding
Editor:
Husein Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, SERUI - LAGA antara Barito Putera kontra tuan rumah Perseru Serui dalam lanjutan kompetisi QNB League 2015, yang sedianya terlaksana hari ini, Senin (27/4), di Stadion Marora, akhirnya dipastikan batal.
Pembatalan laga ini sendiri tidak lain berkaitan dengan izin keramaian dari kepolisian, yang bermula dari surat dari Menpora Imam Nahrawi ke Mabes Polri untuk tidak menurunkan izin pelaksanaan semua laga QNB League 2015.
Hal itu juga masih terkait dengan dibekukannya PSSI dan semua aktivitas kompetisi, tak terkecuali QNB League 2015.
Kepastian laga antara Barito Putera kontra Perseru Serui ini sendiri baru diketahui kemarin, Minggu (26/4) siang. Tepatnya saat dilaksanakan technical meeting.
Dan hal itu disampaikan juga oleh asisten manajer Barito Putera, Syarifuddin Ardasa yang turut mendampingi tim.
"Baru saja dilakukan technical meeting, dan kita dapat surat tembusan dari panpel yang intinya Polresta Kabupaten Kepulauan Yapen mendapat arahan dari Mabes Polri untuk tidak memberikan izin keramaian pada laga nanti. Jadi laga besok (hari ini) batal," ujar Syarifuddin, Minggu (26/4) siang.
Dan adanya pembatalan ini, menurut Syarifuddin tentu sangat mengecewakan sekali. Terlebih timnya harus melakukan perjalanan sangat jauh untuk bisa sampai di Serui.
"Kita melakukan perjalanan jauh dan hampir 24 jam. Empat kali transit pesawat, kemudian lima jam naik kapal laut datang adalah untuk bertanding. Dan ternyata setelah sampai di sini tidak bisa bertanding juga. Tentu ini sangat menampar tim kita dan membuat mental tim menjadi drop," ujar Syarifuddin kemarin siang.
Setelah mendapatkan kepastian batal berlaga, Syarifuddin pun menambahkan tentunya timnya pun akan secepatnya meninggalkan Serui.
Tim Barito sendiri seharusnya menjalani tiga laga away. Selain ke kandang Perseru, juga ke kandang Persipura dan Persija Jakarta.
Namun karena semua laga dipastikan batal karena tidak ada izin dari kepolisian, maka Syarifuddin menjelaskan bahwa rombongan timnya pun akan segera kembali diboyong menuju Banjarmasin.
"Di sini memang agak sulit untuk transportasi. Tapi kita upayakan bisa secepatnya pulang dan langsung menuju Banjarmasin," pungkasnya.
Baca tanpa iklan