Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Ini Jeritan Hati Pemain PSIS Usai Kompetisi Dihentikan

"Saya terlanjur menggantungkan hidup pada profesi ini, jika kompetisi harus berhenti, saya kecewa berat,"

Editor: Husein Sanusi
zoom-in Ini Jeritan Hati Pemain PSIS Usai Kompetisi Dihentikan
TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTIYAWAN
Pemain PSIS Semarang (biru) berebut bola dengan pemain PPLP Jateng di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Jumat (9/1/2015). Uji coba PSIS Semarang ini merupakan yang pertama jelang menyambut divisi utama pada musim mendatang. TRIBUN JATENG / WAHYU SULISTIYAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Bakori Andreas terpekur begitu dengar kabar terbaru yang ia baca. Sayap kanan andalan PSIS Semarang itu‎ masih tidak yakin, adanya kabar terakhir bahwa PSSI membubarkan kompetisi Liga Super (ISL) dan Divisi Utama 2015.

Dengan alasan force majeur, sidang Komite Eksekutif PSSI pada Sabtu (2/5) menghasilkan keputusan, semua kompetisi profesional Tanah Air distop.

"Saya terlanjur menggantungkan hidup pada profesi ini, jika kompetisi harus berhenti, saya kecewa berat," ujarnya kepada Tribun Jateng.

Anggota Exco PSSI asal Jateng, Johar Lin Eng menggunakan istilah bendera setengah tiang atas keputusan ini. Menurut Johar, PSSI kini tengah dalam ancaman sanksi dari FIFA, badan tertinggi sepakbola sejagat.

Sementara itu, manajemen Mahesa Jenar segera merancang rapat darurat untuk menyikapi hasil ini. Manajer Adi Saputro berencana memanggil seluruh anggota tim, berikut punggawa PSIS yang saat ini tengah diberi reses tiga hari.

"Senin (4/5) akan kami panggil semua pemain, kebetulan mereka juga akan menerima gaji," kata Adi.

Adi melanjutkan, kacau balaunya pengelolaan kompetisi sepakbola nasional bisa mempengaruhi perkembangan program pembinaan sepakbola usia dini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Para orangtua tentu berpikir ulang untuk memasukkan anaknya ke SSB. Percuma latihan bola sejak kecil, sementara jenjang karir jangka panjang mereka belum jelas karena kompetisi carut marut," tegasnya.

Pupusnya harapan mengikuti kompetisi musim ini juga disesalkan kapten tim Fauzan Fajri. Mewakili rekan-rekannya, Fauzan berharap masalah ini tidak menghancurkan masa depan pemain.

Sumber: Tribun Jateng
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
26
19
4
3
45
14
31
61
2
Borneo FC
26
18
3
5
51
26
25
57
3
Persija Jakarta
26
16
4
6
47
25
22
52
4
Malut United
26
13
7
6
52
33
19
46
5
Bhayangkara FC
26
13
5
8
35
29
6
44
Berita Populer
Atas