Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Perseru Serui Enggan Ikut Kompetisi Ala Menpora

Ayorbaba juga menjelaskan bahwa ada dampak buruk jika mengikuti kompetisi bentukan Menpora yaitu mental pemain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Dewi Pratiwi
zoom-in Perseru Serui Enggan Ikut Kompetisi Ala Menpora
ist
Iyan Ayorbaba 

Laporan Wartawan Harian Super Ball, Sigit Nugroho

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Dibentuknya Tim Transisi oleh Menpora Imam Nahrawi yang dimaksudkan sebagai operator kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2015 ternyata tidak ditanggapi baik oleh manajemen Perseru Serui.

Manajer Perseru Serui, Yan Pieter Ayorbaba mengaku, enggan mengikuti kompetisi yang bakal digelar Tim Transisi itu.

"Kami sudah menentukan sikap, tidak akan ikut kompetisi yang diselenggarakan oleh Menpora melalui Tim Transisi-nya. Kami akan bersedia kembali berkompetisi jika yang menggelar adalah PT Liga Indonesia sebagai bagian dari PSSI," kata Ayorbaba kepada Harian Super Ball, Minggu (10/5/2015).

Menurut Ayorbaba hanya PSSI dan PT Liga Indonesia-lah yang berhak menggelar kompetisi. "Kompetisi yang sah dan diakui oleh FIFA adalah yang digelar PSSI dan PT Liga Indonesia. Sedangkan kompetisi yang digelar oleh Tim Transisi bentukan Menpora tidak sah. Akan menjadi masalah kedepannya jika kami ikut kompetisi bentukan Menpora. Dampak buruk lainnya juga akan muncul khususnya terhadap pemain," ujar Ayorbaba.

Ayorbaba menerangkan dampak buruk lain, jika ikut kompetisi bentukan Menpora, adalah mental pemain.

"Mental pemain akan semakin menurun, jika ikut kompetisi itu dan karena tidak diakui oleh FIFA. Akibatnya kompetisi itu sama saja seperti turnamen biasa atau tarkam," ucap Ayorbaba.

Rekomendasi Untuk Anda

Konsekuensi dari sisi finansial pun sangat besar. "Untuk mengikuti sebuah kompetisi membutuhkan biaya tidak sedikit. Jika kami ikut kompetisi bentukan Menpora dan di tengah jalan berhenti karena tidak diakui oleh FIFA, maka siapa yang akan menanggung uang yang telah kami keluarkan. Ini sangat beresiko," tutur Ayorbaba.

Daripada rugi, Ayorbaba dan manajemen Perseru memilih untuk menghentikan aktivitas tim, mulai dari latihan sampai ujicoba. "Kami langsung menghentikan latihan pemain setelah ada pengumuman penghentian kompetisi oleh Exco PSSI pada 2 Mei 2015. Pemain dan tim pelatih diliburkan sampai batas yang tidak ditentukan," jelasnya.

Sumber: Super Skor
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas