Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Persis Solo, PSIS Semarang dan Persiba Bantul Ikut Piala Kemerdekaan

Turnamen Piala Kemerdekaan yang digagas oleh Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga ada penambahan peserta

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Persis Solo, PSIS Semarang dan Persiba Bantul Ikut Piala Kemerdekaan
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Turnamen Piala Kemerdekaan yang digagas oleh Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendapatkan tambahan tiga peserta yang berasal dari Divisi Utama.

Koordinator Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono, mengatakan, ketiga klub itu telah mengirimkan surat keiikutsertaan secara resmi yang telah diterima oleh pihak penyelenggara.

"Persis Solo, PSIS Semarang, dan Persiba Bantul adalah klub yang telah mengirim surat keikutsertaan pada Piala Kemerdekaan," katanya.

Awalnya ada 20 tim yang telah memastikan diri mengikuti turnamen yang akan digulirkan mulai 1 Agustus 2015 itu. Format turnamen rencananya bakal dibagi menjadi tiga grup. Namun, dengan bertambahnya jumlah peserta, pembagian jumlah grup berpeluang ditambah.

Grup A yang akan digelar di Medan beranggotakan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persires, Lampung FC, Persitara, Martapura FC dan Kalteng Putra. Sementara itu, Grup B terdiri dari Perserang, Cilegon United, Persika Karawang, PSIR Rembang, Persip Pekalongan, dan Persidago Gorontalo.

Sedangkan, Grup C mayoritas dihuni tim asal Jawa Timur, antara lain Persepam MU, Persebo Jaya Bondowoso, Madiun Putra, Persikap Pasuruan, Persatu Tuban, Persinga Ngawi, dan Persifa Fak-Fak.

Terkait tudingan yang menyebut Lampung FC dan Persitara Jakarta Utara merupakan klub loningan, Cheppy mengaku tidak akan mempermasalahkan.

Justru Tim Transisi, kata dia, menilai jika klub tersebut, terutama Lampung FC, merupakan klub yang sebelumnya disingkirkan oleh PSSI.

"Gara-garanya mereka tidak mau setor ke PSSI. Lampung FC juara Divisi Satu kemudian naik Divisi Utama hanya karena tidak mau bayar uang Rp 500 juta mereka disingkirkan. Ini sesuai laporan dari orang Lampung FC," ungkapnya.

Sementara itu, mengenai keikutsertaan klub Indonesia Super League (ISL), pihak Tim Transisi belum menjelaskan dengan detail.

Menurut Cheppy, hal tersebut terjadi karena hingga saat ini masih dibicarakan terkait match fee yang bakal diterima klub dari kasta tertinggi di Tanah Air itu.

Selain itu, tambah dia, tiga tim ISL yang ditunggu partisipasinya pada kejuaraan dengan hadiah utama Rp 500 juta itu masih menunggu hasil rapat dengan promotor yang akan menggelar turnamen Piala Indonesia Satu.

"Kami tidak bisa sebutkan klubnya karena memang mereka belum mau disebut sebelum ada kesepakatan di antara kami," tuturnya.

Pada babak penyisihan grup Piala Kemerdekaan yang digagas Tim Transisi ini semua klub akan mendapat match fee sebesar Rp 50 juta.

Jumlah itu akan meningkat jika klub-klub tersebut lolos ke babak berikutnya

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
27
27
27
27
48
16
32
64
2
Borneo FC
28
28
28
28
58
28
30
63
3
Persija
28
28
28
28
51
25
26
58
4
Bhayangkara FC 
28
28
28
28
38
32
6
47
5
Malut United
27
27
27
27
53
35
18
46
Berita Populer
Atas