Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Gustavo Giron Akan ke Persegres Atau Pulang

Pemain berpaspor Australia tak lagi memperkuat tim Singo Edan di lanjutan kompetisi ISC A.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Husein Sanusi
zoom-in Gustavo Giron Akan ke Persegres Atau Pulang
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Gustavo Giron, striker Arema Cronus berebut bola dengan Hansamu Yama Pranata, gelandang Barito Putera dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (26/7/2016). Pada akhir babak pertama Arema Cronus ditahan imbang tim tamu dengan skor 0-0. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Gustavo Giron Marulanda menjadi salah satu pemain asing yang harus menerima kenyataan pahit dicoret dari daftar pemain tim Arema Cronus.

Pemain berpaspor Australia tak lagi memperkuat tim Singo Edan di lanjutan kompetisi ISC A.

Sambil menunggu waktu, ia kini masih menunggu peruntungan kemungkinan tetap bermain di kompetisi sepakbola di Indonesia.

Ditemui Surya di hotel Ijen Suites, tempat di mana sehari-hari ia menginap saat membela Arema Cronus, Gustavo tidak menunjukkan amarah saat berbicara tentang keputusan pencoretannya dari tim.

Pemain yang sebelumnya menyandang nomor punggung 9 di Arema itu justru berbesar hati ,menerima keputusan pelatih dan manajemen Arema Cronus.

Datang ke Arema sebagai pemain penyandang gelar top skor di Australia, Gustavo Giron mengaku sempat merasa kecewa saat kebersamaannya di Arema harus berakhir di tengah jalan.

Ia tidak memungkiri sempat berfikir dan mempertanyakan penilaian pada permainannya di saat ia tidak diberi waktu bermain yang optimal dan posisi yang bukan posisi terbaiknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga sempat menyesalkan mengapa keputusan pencoretannya di saat putaran kedua sudah mulai berjalan, mengingat ada beberapa klub yang sudah mengontaknya.

Tapi pemain yang memiliki satu putra yang masih balita itu menyatakan tidak mempersoalkan apa yang sudah terjadi.

Baginya, ia sudah bangga bisa bermain dan diberi kesempatan membela Arema. Apa yang didpatnya saat ini sudah menjadi risiko sebagai pemain sepakbola profesional.

“Sepakbola itu bagai sebuah kisah yang lucu. Saya akan hadapi dan menjalaninya dengan tertawa. Pikiran-pikiran negataif saya akan saya tinggal, saya ambil saja pengalaman yang posistif untuk membantu saya lebih baik. Ini pertama kalinya saya bermain bola di Indonesia. Saya ingin bermain lebih lama di Indonesia, saya terima kondisi yang ada saat ini dengan senang hati,” papar pemain asal Kolombia itu

Meski berkeinginan untuk tetap bisa bermain sepakbola di Indonesia sangat besar, Gustavo Giron harus menerima kenyataan bila sudah banyak klub peserta ISC A yang sudah menutup keranjang belanja pemainnya.

Ia masih memiliki peluang menerima pinangan beberapa klub yang masih memburu pemain, salah satunya tim Persegres Gresik.

Tapi bila peluang membela klub Indonesia harus lewat, Gustavo Giron kembali berusaha berbesar hati. Ia akan memilih pulang kampung ke Australia bila tidak mendapat klub di Indonesia.

Ia juga sempat menyesalkan mengapa keputusan pencoretannya di saat putaran kedua sudah mulai berjalan, mengingat ada beberapa klub yang sudah mengontaknya.

Tapi pemain yang memiliki satu putra yang masih balita itu menyatakan tidak mempersoalkan apa yang sudah terjadi.

Baginya, ia sudah bangga bisa bermain dan diberi kesempatan membela Arema. Apa yang didpatnya saat ini sudah menjadi risiko sebagai pemain sepakbola profesional.

“Sepakbola itu bagai sebuah kisah yang lucu. Saya akan hadapi dan menjalaninya dengan tertawa. Pikiran-pikiran negataif saya akan saya tinggal, saya ambil saja pengalaman yang posistif untuk membantu saya lebih baik. Ini pertama kalinya saya bermain bola di Indonesia. Saya ingin bermain lebih lama di Indonesia, saya terima kondisi yang ada saat ini dengan senang hati,” papar pemain asal Kolombia itu

Meski berkeinginan untuk tetap bisa bermain sepakbola di Indonesia sangat besar, Gustavo Giron harus menerima kenyataan bila sudah banyak klub peserta ISC A yang sudah menutup keranjang belanja pemainnya.

Ia masih memiliki peluang menerima pinangan beberapa klub yang masih memburu pemain, salah satunya tim Persegres Gresik.

Tapi bila peluang membela klub Indonesia harus lewat, Gustavo Giron kembali berusaha berbesar hati. Ia akan memilih pulang kampung ke Australia bila tidak mendapat klub di Indonesia.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas