Superskor

Liga Inggris

Duel Granit Xhaka dan Gabregas Akan Warnai Laga Arsenal vs Chelsea

Xhaka dan Fabregas memiliki misi mencuri hati pelatih mereka demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Husein Sanusi
Duel Granit Xhaka dan Gabregas Akan Warnai Laga Arsenal vs Chelsea
mirorr
Granit Xhaka 

TRIBUNNEWS.COM - Granit Xhaka dan Cesc Fabregas bakal berduel ketika Arsenal menghadapi Chelsea pada pertandingan Premier League 2016/17 di Emirates Stadium, Sabtu (24/9), namun mereka punya misi yang sama.

Xhaka dan Fabregas memiliki misi mencuri hati pelatih mereka demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.

Sejak bergabung dari Borussia Monchengladbach pada musim panas 2016, Granit Xhaka tidak mendapatkan jaminan posisi reguler di Arsenal. Dari enam penampilan di semua kompetisi, Xhaka tiga kali menjadi starter, dua di antaranya bermain penuh. Sisanya, Xhaka dua kali sekadar menjadi penghangat bangku cadangan dan sekali menjadi pemain pengganti. Arsene Wenger, pelatih Arsenal, lebih memilih menduetkan Santi Cazorla dan Francis Coquelin di lini tengah.

Meski posisinya belum paten, gelandang tim nasional Swiss itu telah memaksa Arsene Wenger untuk melontarkan pujian. Xhaka selalu mencetak gol pada dua penampilan terakhir, masing-masing satu. Cara Xhaka mencetak gol, yaitu lewat tendangan dari luar kotak penalti, membuat Wenger terkejut.

"Sejujurnya saya tidak terlalu terkejut. Saya tahu dia punya tendangan bagus, namun dia bermain sangat dalam musim lalu dan tidak banyak menyerang. Saya harap gol ini memacu dia untuk lebih sering mencoba," ujar Wenger seperti dikutip Mirror.

Gol ke gawang Hull City menjadi gol pertama Xhaka di level klub setelah 26 September 2015. Ketika itu Xhaka menjebol gawang VfB Stuttgart lewat sundulan. Xhaka mencetak dua gol pada dua pertandingan beruntun ketika itu. Pekan sebelumnya Xhaka menjebol gawang Augsburg. Xhaka mencetak gol lewat sundulan pada dua gol tersebut.

"Ini juga bagus untuk kepercayaan dirinya dan mengetahui dia bisa mencetak gol-gol," ujar Wenger.

Situasi serupa Xhaka dialami Cesc Fabregas. Musim ini menjadi musim yang berat bagi mantan kapten Arsenal itu. Sama seperti Xhaka, Fabregas baru dua kali menjadi starter Chelsea di pertandingan resmi sejak kedatangan Antonio Conte. Sebagai catatan, dua kesempatan sebagai starter itu terjadi di ajang Piala Liga. Fabregas dua kali menjadi cadangan, tiga kali menjadi pemain pengganti.

"Saya cenderung seorang playmaker, pemain kreatif yang menyerang dan dia ingin saya lebih tangguh saat bertahan," ungkap Fabregas soal alasan Antonio Conte jarang memainkan dirinya seperti dikutip Sky Sports.

Cesc Fabregas menilai apa yang terjadi pada dirinya saat ini benar-benar baru dalam kariernya. Selama 13 tahun berkarier, Fabregas merasa selalu mendapat jaminan bermain secara reguler, baik di Arsenal dan Barcelona, serta tim nasional Spanyol.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas