Superskor

soccer star

Christian Pulisic Wujud Nyata American Dream

American Dream terwujud secara nyata lewat aksi Christian Pulisic, gelandang Borussia Dortmund, pada pertandingan leg kedua babak 16 besar di Signal I

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Husein Sanusi
Christian Pulisic Wujud Nyata American Dream
zimbio.com
Christian Pulisic 

TRIBUNNEWS.COM - American Dream adalah etos orang Amerika Serikat di mana setiap warga negara bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan lewat kerja keras, determinasi, dan inisiatif.

American Dream terwujud secara nyata lewat aksi Christian Pulisic, gelandang Borussia Dortmund, pada pertandingan leg kedua babak 16 besar di Signal Iduna Park, Kamis (9/3/2017).

Pada pertandingan itu Christian Pulisic menyumbang satu dari empat gol Borussia Dortmund ke gawang Benfica. Gol Pulisic tercipta pada menit ke-59. Pulisic mencetak sebuah gol lewat tendangan cungkil yang membuat bola tidak bisa dijangkau Ederson, penjaga gawang Benfica.

Lewat gol itu Pulisic sukses menorehkan sejarah. Pulisic menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Borussia Dortmund di Liga Champions. Pulisic mencetak gol tersebut di usianya yang masih 18 tahun, lima bulan, dan 18 hari.

"Ini adalah gol pertama saya di Liga Champions dan mungkin gol paling penting yang pernah saya cetak sampai hari ini. Rasanya luar biasa, senang sekali," ujar Pulisic di Bvb.de.

Christian Pulisic tercatat sebagai pemain tim nasional Amerika Serikat. Dia lahir dan besar di Negeri Paman Sam. Mate, kakeknya, lahir di Kroasia dan Pulisic pernah mendaftar untuk mendapatkan kewarganegaraan Kroasia setelah pindah ke Jerman. Dia mengusahakan itu untuk menghindari visa kerja Jerman.

Pulisic bergabung dengan Borussia Dortmund Februari dua tahun lalu saat masih berusia 16 tahun. Pada awalnya Pulisic bergabung dengan tim U17 Borussia Dortmund sampai tim U19. Setelah mencetak 10 gol dan memberikan delapan assist dalam 15 pertandingan, Pulisic mendapat panggilan untuk bergabung dengan tim utama pada Januari 2016.

Pertandingan melawan Benfica adalah momen emas bagi Christian Pulisic. Thomas Tuchel, pelatih Borussia Dortmund, memasukkan namanya ke dalam starting XI di posisi gelandang serang dalam formasi 3-5-2. Pulisic tampil impresif. Selain mencetak gol dia menyumbangkan sebuah assist kepada Pierre-Emerick Aubameyang untuk membuka pesta gol Die Borussen.

Tak ada Marco Reus, tak masalah. Ya, Thomas Tuchel sebelumnya menghadapi dilema karena Reus terpaksa absen pada pertandingan ini akibat cedera otot paha. Tuchel menilai Reus adalah pemain yang sulit digantikan dan belum ada pemain di timnya yang mampu menyamai level permainan dia. Akhir pekan lalu Tuchel berkata, "Saya tidak bisa mengungkapkan bagaimana kami akan menggantikan Marco Reus."

Christian Pulisic membuktikan Borussia Dortmund tidak perlu bergantung lagi kepada Reus. Pulisic telah mencetak dua gol dalam dua pertandingan terakhirnya secara beruntun. Performa Pulisic di Liga Champions juga impresif. Dari delapan penampilan, Pulisic telah mencetak sebuah gol dan menyumbangkan tiga assist.

"Dia adalah pemain yang tidak pernah menyerah. Hal positif soal dia adalah dia terbuka terhadap kritik dan selalu mempertahankan intensitasnya. Dia dan tim sama-sama menunjukkan penampilan yang luar biasa pada babak kedua," kata Tuchel.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Manchester City
23
18
3
2
55
14
41
57
2
Liverpool
22
14
6
2
58
19
39
48
3
Chelsea
24
13
8
3
48
18
30
47
4
Manchester United
22
11
5
6
36
30
6
38
5
West Ham
23
11
4
8
41
31
10
37
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas