Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Joko Susilo Tidak Puas Hasil Laga Arema Kontra Persela Lamongan

Joko kecewa karena skor kemenangan timnya tidak lebih banyak dari pertemuan sebelumnya saat Arema kalah 0-4 dari Persela pada 21 Mei lalu

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Pratiwi
zoom-in Joko Susilo Tidak Puas Hasil Laga Arema Kontra Persela Lamongan
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Senin (18/9/2017) halaman 9 

TRIBUNNEWS.COM - Arema menang 2-0 atas Persela Lamongan pada laga pekan ke-24 Liga 1 di kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (16/9/2017).

Singo Edan gagal mencetak banyak gol ke gawang Laskar Joko Tingkir. 

Dua gol Arema dicetak Syaiful Indra Cahya di menit ke-47 dan Esteban Gabriel Vizcarra di menit ke-67.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo, tidak puas dengan skor kemenangan anak asuhnya itu.

Joko kecewa karena skor kemenangan timnya tidak lebih banyak dari pertemuan sebelumnya saat Arema kalah 0-4 dari Persela pada 21 Mei lalu.

"Saya tidak puas dengan skor kemenangan yang diperoleh tim. Seharusnya, anak-anak bisa menang dengan skor yang lebih besar dibanding saat mereka mengalahkan Arema 0-4 di pertemuan sebelumnya," kata Joko dikutip dari Wearemania.net.

Sejak sebelum laga, Joko yang akrab dipanggil Getuk itu sangat ingin membalas kekalahan dari Persela dengan mencetak banyak gol di hadapan Aremania, suporter Arema FC.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Arsene Wenger Sebut David Luiz Harus Dihukum Berat

Namun, keinginan itu tidak bisa terwujud. Pasalnya, Persela bermain bagus dan disiplin.

Hal itu membuat Arema sulit membobol gawang Persela yang dijaga Choirul Huda.

"Persela bermain bagus dan disiplin. Kami kesulitan mencetak gol. Tetapi, saya tetap bersyukur akhirnya kami bisa menang. Walaupun, jumlah golnya tidak bisa melebihi gol yang dicetak Persela di laga sebelumnya, saya harus tetap bersyukur," ujar Getuk.

Getuk menuturkan bahwa kemenangan timnya berkat perubahan strategi yang dia lakukan, yaitu mengganti Dedik Setiawan dengan Dendi Santoso di menit ke-43.

"Saya mengganti Dedik dengan Dendi dan mempertahankan Cristian Gonzales sebagai bagian dari strategi. Tujuannya adalah agar Arema bisa memenangi pertandingan," tutur Getuk.

Pelatih berusia 47 tahun tersebut menambahkan bahwa dirinya memiliki pertimbangan terkait pemain yang paling pantas dipertahankan atau diganti.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Senin (18/9/2017)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
27
27
27
27
48
16
32
64
2
Borneo FC
27
27
27
27
56
27
29
60
3
Persija
27
27
27
27
50
25
25
55
4
Malut United
27
27
27
27
53
35
18
46
5
Bhayangkara FC 
27
27
27
27
36
31
5
44
Berita Populer
Atas