Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Indonesia

Manajer Bhayangkara FC Butuh Kejelasan Masa Rehat Kompetisi

Sumardji berpendapat pemberhentian kompetisi memiliki konsekuensi soal sponsor dan kontrak pemain.

Manajer Bhayangkara FC Butuh Kejelasan Masa Rehat Kompetisi
Tribunnews.com/Abdul Majid
Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, memberikan keterangan kepada awak media terkait masa depan timnya untuk kompetisi Liga 1 musim 2018 usai diskusi Save Our Soccer di Graha CIMB Niaga, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017). TRIBUNNEWS.COM/ABDUL MAJID 

TRIBUNNEWS.COM - PSSI resmi menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2018 hingga waktu yang tidak ditentukan.

Manajer Bhayangkara FC, Sumardji mengaku tidak sepakat dengan keputusan tersebut.

Ketidaksepakatannya karena tak ada kepastian kapan roda Liga 1 2018 kembali berputar. 

"Saya tentu mengapresiasi dan setuju apa yang dilakukan pemerintah dalam hal ini pemberhentian Liga 1. Tapi, pemberhentian itu harus tegas, jelas, dan pasti," katanya.

"Jika pemberhentian itu di pekan ke-24, tentu nantinya pekan ke-24 itu harus dilaksanakan dan pekan ke-25 harus mulai lagi. Klub tidak boleh mengalami nasib yang tidak jelas," dia menambahkan.

Versi pemerintah melalui Menpora Imam Nahrawi bahwa kompetisi akan berhenti selama dua pekan.

Hal itu untuk menghormati korban jiwa pengeroyokan terhadap Haringga Sirila sekaligus PSSI berbenah.

"Saya sudah menyimak pernyataan pemerintah, yang intinya dua pekan. Pokoknya apapun alasannya saya tidak sepakat (pemberhentian yang tidak ditentukan)."

Sumardji berpendapat pemberhentian kompetisi memiliki konsekuensi soal sponsor dan kontrak pemain. 

Penulis: Reynas Abdila
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas