Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Aremania Berkomitmen Wujudukan Pertandingan Bebas dari Insiden dan Kericuhan Antarsuporter.

Aremania benar-benar berkomitmen mewujudukan ingin mewujudkan pertandingan bebas dari insiden dan kericuhan antarsuporter.

Aremania Berkomitmen Wujudukan Pertandingan Bebas dari Insiden dan Kericuhan Antarsuporter.
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Yuli Sumpil 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Aremania benar-benar berkomitmen mewujudukan ingin mewujudkan pertandingan bebas dari insiden dan kericuhan antarsuporter.

Baru-baru ini, pentolan Aremania, Yuli Sumpil menegur secara 'halus' oknum Aremania lantaran mencoba berbuat onar di tengah pertandingan.

Oknum tersebut meleparkan botol air minum ke dalam lapangan. Jules, begituaan sapaan Yuli, balik melempar oknum tersebut dengan sepatu.

Momen langka ini terjadi di duel Arema FC versus Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Sabtu (9/3/2019). Peristiwa itu terjadi di tribun suporter tepatnya di sisi Timur.

Aksi Yuli ini terekam kamera video Aremania. Video ini kemudian viral di media sosial Instagram. Momen ini bahkan dimuat akun @aremafans.

“Beliau sempat marah di pertengahan babak kedua lantaran oknum aremania mencoba melempar botol ke arah lapangan. Beliau hanya menginginkan agar tim kebanggaan , tidak terkena imbas dari perbuatan tersebut nanti bakal berbuah sanksi kembali #respect,” caption aremafans dalam postingan video tersebut.

Yuli tidak mengakui, dia sendiri melakukan aksi tersebut. Dia mengaku berang terhadap ulah segelintir Aremania pada pertandingan tersebut.

“Sudah daya bilangin jangan lempar-lempar ke lapangan, nyanyi saja, marahin pemain kalau bermain jelek.Saya tidak mau gara-gara lempar-lempar ke lapangan di daerah skor (tribun bawah papan skor, tribun Timur),” tuturnya.

Aksi lempar sepatu itu merupakan spontanitas. Pria dengan dandanan eksentrik ini geram lantaran sudah memberi peringatan tapi oknum tersebut tetap membandel.

“Saya sudah bilangin jangan lempar-lempar ke dalam lapangan, tapi masih lempar-lempar, langsung saya lempar sepatu,”

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: BolaSport.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas