Bobotoh Ini Minta Striker Asing Persib Tak Lagi 'Butut' Saat Hadapi Madura United
dalam tiga laga terakhir, penampilan striker asal Chad itu terbilang melempem. Tak ada satupun gol yang tercipta dari pemain nomor punggung 10 itu.
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bobotoh cantik asal Majalengka, Nenna Melati berharap bomber andalan Persib Bandung, Ezechiel N Douassel bisa menunjukan tajinya pada laga kontra Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (23/6/2019).
Sebab dalam tiga laga terakhir, penampilan striker asal Chad itu terbilang melempem.
Tak ada satupun gol yang tercipta dari pemain nomor punggung 10 itu.
"Semoga King Eze bisa mencetak goal di pertandingan besok," ujar Nenna kepada Tribun Jabar melalui aplikasi pengolah pesan, Sabtu (22/6/2019).
Selain itu pada laga besok diharapkan Nenna, Persib Bandung bisa bermain jauh lebih baik daripada saat menjamu Tira Persikabo.
Pada laga yang berakhir 1-1 itu, Nenna menilai permainan Maung Bandung sangat jelek.
"Semoga saja besok Persib Bandung main lebih greget dan lebih solid lagi, jangan kaya pertandingan kemaren "BUTUT"," katanya.
Kemenangan Persib pada laga besok wajib diraih, apalagi di dua pertandingan terakhir, skuat asuhan Robert Alberts ini tak pernah menang.
"Yang pasti harapannya besok Persib Bandung bisa main dengan lebih baik dan mangprang lagi , dan hasilnya menang 3 poin," ucapnya.
Dejan Antonik Tak Akan Menyerah, Lawan Persib
Dejan Antonic, Pelatih Madura United memiliki kedekatan dengan Persib Bandung.
Tentu saja, sebab Dejan Antonic pernah melatih Persib Bandung. Selain mengenal sejumlah pemain Persib Bandung, dia juga memiliki banyak teman dari kalangan bobotoh.
Namun, pada laga Persib Bandung melawan Madura United, Dejan Antonic tak akan melunak.
Dia dan pemainnya akan bertarung habis-habisan untuk memenangkan pertandingan.
"Saya senang bisa kembali di satu tempat dimana saya mungkin tidak lama kerja tapi hati saya masih di sini karena banyak teman bobotoh, tapi saya minta maaf sekarang kita tidak di sisi yang sama," ujar Dejan dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan di Graha Persib, Sabtu (22/6/2019).
Dejan sendiri pernah menjadi pelatih Persib Bandung pada tahun 2015 hingga 2016.
Meski masih menyimpan hati di Persib Bandung, pelatih berusia 50 tahun ini tak ingin mengalah pada laga besok sore.
Dejan mengatakan bahwa segala persiapan yang dilakukan adalah untuk mencuri poin di markas Maung Bandung.
"Persiapan untuk pertandingan besok itu game besar karena dua tim yang punya potensi dan materi pemain bagus sekali," katanya.
Mantan arsitek Borneo FC ini juga berharap laga besok bisa berjalan menarik dan seru.
Bukan hanya untuk suporter Madura United dan Persib Bandung, namun bagi pecinta sepak bola Indonesia.
"Sebagai pelatih saya mau lihat satu pertandingan yang bagus karena semua yang positif dari pertandingan bisa bantu sepak bola Indonesia," ucapnya.
Zah Rahan Krangar Cedera
Menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (22/6/2019), Madura United dipastikan tak akan diperkuat playmaker andalannya, Zah Rahan Krangar.
Gelandang asal Liberia itu dipastikan absen karena mengelami cedera pada saat sesi latihan.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih Madura United, Dejan Antonic dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan
"Anak-anak sudah oke semua kecuali Zah Rahan. Dia tidak ikut karena cedera, baru selesai operasi dan dia harus istirahat kalau tidak salah 4-5 bulan," ujar Dejan dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan di Graha Persib, Sabtu (22/6/2019).
Meski tanpa kehadiran Zah Rahan, Dejan tetap optimis pemain lainnya bisa menggantikan peran mantan penggawa Sriwijaya FC tersebut.
Dejan mengatakan bahwa menghadapi Persib, timnya ditargetkan untuk tidak kalah.
"Besok kami tetap harus kerja keras dan profesional seperti biasa. Dan kalau kami bisa curi poin di sini," katanya.
Jupe Target Menang
Pemain bertahan Persib Bandung, Achmad Jufriyanto mengatakan bahwa laga menghadapi Madura United di Stadio Si Jalak Harupat, Minggu (23/6/2019) timnya menargetkan kemenangan.
Jupe sapaan akrabnya menegaskan bahwa tiga poin wajib diraih setelah pada laga kandang sebelumnya, Maung Bandung hanya bermain imbang melawan Tira Persikabo dengan skor 1-1.
"Untuk pertandingan melawan Madura yang jelas pemain semua kami dalam satu visi memenangkan pertandingan, tiga poin. Setelah di pertandingan sebelumnya kami tahu hasilnya mungkin tidak begitu menguntungkan untuk Persib," ujar Jupe dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan di Graha Persib, Sabtu (22/6/2019).
Dia menilai bahwa ada hal positif yang didapat pada saat bermain imbang menghadapi Tira Persikabo.
Salah satunya adalah bagaimana untuk bisa mencetak gol dari sekian banyak peluang yang didapat.
"Tapi akan ada hal positif dari situ karena pemain sekarang tahu akan berbuat apa pada saat mendapatkan situasi yang sama dengan pertandingan itu.
Mungkin banyaknya peluang yang tidak kami hasilkan menjadi sebuah gol akan kami konversikan menjadi sebuah gol pada saat pertandingan melawan Madura," katanya.
"Karena kita tahu Madura tim yang kuat dan itu akan menambah kewaspadaan kami sebagai pemain, dan itu bagus. Dengan begitu pemain akan memberikan sesuatu yang lebih lagi di pertandingan tersebut," ucapnya.
Lebih lanjut, pemain yang pernah membela Persita Tanggerang ini meminta rekan-rekannya untuk tetap fokus pada laga besok sore.
Dia pun senang karena aura positif antar pemain di tim sangat positif.
Tak Perduli dengan Statistik Lawan Madura
Sejak musim 2016 Persib Bandung tak pernah menang kala bentrok dengan Madura United, baik itu saat bermain kandang ataupun tandang, Persib sulit menang.
Sejak musim 2016 hingga 2018, Maung Bandung tercatat belum pernah menang dari Laskar Sape Kerap.
Musim 2016 di ajang Indonesia Soccer Championsip (ISC), Persib bermain imbang 0-0 pada pertemuan pertama dan kalah 2-1 pada pertemuan kedua.
Musim selanjutnya, Liga 1 2017, Maung Bandung kalah 3-1 di kandang Madura dan bermain imbang 0-0 dipertemuan kedua saat bermain kandang. Musim 2018 lebih parah lagi, Maung Bandung kalah 2-1 saat bermain di kandang dan tandang.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku tak begitu peduli dengan rekor pertemuan tersebut.
Baginya, kondisi Maung Bandung dan Madura United musim lalu dan saat ini sudah berbeda.
"Madura adalah tim yang kuat, dan mereka menambah pemain bagus dan pemain lamanya juga bagus dari tahun lalu. Sedangkan saya datang ke Persib dengan tim yang sudah ada. Jadi itu adalah sesuatu yang tidak bisa dilihat dulunya bagaimana karena yang kami perlu lakukan adalah bagaimana melihat pertandingan nanti," ujar Robert, saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (21/6/2019).
Robert mengaku akan berusaha keras untuk mengubah catatan buruk Maung Bandung.
Ia pun merasa optimistis dengan kemampuan para pemainnya saat ini, untuk menghadapi pemain bintang Madura.
"Kami lakukan dengan memaksimalkan yang terbaik yang kami punya, jika kami main bagus kami bisa menang di pertandingan Minggu nanti," katanya.