Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 2

Seputar Kekalahan Beruntun PSIM Yogyakarta: Tagar #VladoOut Menggema, Manajemen Pasang Badan

Ketika sorotan tajam tengah mengarah pada permainan Laskar Mataram, CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, malah terkesan pasang badan.

Seputar Kekalahan Beruntun PSIM Yogyakarta: Tagar #VladoOut Menggema, Manajemen Pasang Badan
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pelatih PSIM Yogyakarta, Vladimir Vujovic (tengah) didampingi gelandang Hendika Arga Permana (kanan) saat pre match press conference lawan Persik Kediri di Wisma PSIM, Baciro, Sabtu (30/6/2019). 

"Saya minta menyerang full, mencoba memuaskan penonton, sementara Vlado selalu bilang untuk target ke Liga 1 tidak perlu main cantik, yang penting menang dan nanti di Liga 1 saja kita baru bermain cantik. Tapi, saya tetap minta dia, suruh mencoba dan kita kalah," imbuh pengusaha asal Semarang tersebut.

Bila mengamati lebih jauh pertandingan lawan Persik, rasanya tak ada perubahan signifikan, dimana strategi khas Vlado masih begitu kental.

Praktis, cukup mengherankan ketika CEO berujar demikian, karena permainan PSIM pun sangat jauh dari kata cantik.

Vlado sama sekali tidak punya inisiatif untuk memegang kendali permainan.

Aliran bola lewat umpan-umpan panjang, tanpa ada build up dari bawah, terus diandalkan walau tidak efektif.

Pelatih rasanya sedikit kesulitan meracik, sekaligus memadukan deretan pemain berlabel bintang di dalam timnya.

Namun, juru taktik asal Montenegro itu malah menyalahkan pemainnya, karena menganggap mereka melakukan banyak blunder di atas lapangan.

"Saya tidak bisa menjelaskan, begitu banyaknya kesalahan yang pemain lakukan," ucap Vlado seusai laga.

Headcoach PSIM, Vladimir Vujovic saat PSIM menjalani latihan terbuka di Lapangan Kenari, Yogyakarta, Kamis (23/5) sore lalu.
Headcoach PSIM, Vladimir Vujovic saat PSIM menjalani latihan terbuka di Lapangan Kenari, Yogyakarta, Kamis (23/5) sore lalu. (TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo)
Masih ada waktu dua pekan baginya, untuk perbaiki performa PSIM, menjelang pertandingan home ke dua kontra PSBS Biak, Minggu (14/7/2019) mendatang.

Ia pun sudah berjanji, bakal melakukan evaluasi besar-besaran.

Tetapi, andai kembali gagal, pintu keluar dari Yogyakarta rasanya terbuka lebar.

"Kita punya waktu dua minggu sebelum pertandingan berikutnya, kita akan evaluasi semua. Kita harus bicara dengan seluruh pemain, untuk lebih disiplin dalam setiap pertandingan," pungkas eks pemain Persib Bandung tersebut. (*)


Ikuti kami di
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
berita POPULER
berita TERKINI
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas