RESMI, PSIS Semarang Pecat Jafri Sastra
Manajemen PSIS Semarang mengevaluasi kinerja Pelatih Laskar Mahesa Jenar. Hasil evaluasi tersebut manajemen PSIS memutus kontrak Jafri Sastra.
Penulis:
Rochmat Purnomo
Editor:
Gigih
RESMI, PSIS Semarang Pecat Jafri Sastra
TRIBUNNEWS.COM - Manajemen PSIS Semarang mengevaluasi kinerja Pelatih Laskar Mahesa Jenar.
Hasil evaluasi tersebut manajemen PSIS mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan Jafri Sastra sebagai pelatih kepala selama 12 pertandingan.
Evaluasi tersebut juga berdasarkan pertimbangan belum tercapainya target pada komitmen awal.
Manajemen menargetkan untuk menyapu bersih laga kandang pada musim ini.
Baca: Bursa Transfer: Gerilya Tottenham Hotspurs di Hari Terakhir
Baca: Persib Bandung Menang di Markas PSIS Semarang Bikin Riang Gembira Umuh Muchtar
Kontrak pelatih asal Padang tersebut resmi tidak diperpanjang setelah mengalami tiga kali kekalahan secara beruntun di laga kandang.
Kekalahan pertama, saat menghadapi Persib Bandung.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk kekalahan PSIS Semarang.
Disusul kemudian saat menghadapi Tira-Persikabo dengan hasil akhir 0-2.
Terakhir, PSIS juga harus menelan kekalahan 1-3 dari Persipura Jayapura pada pertandingan sebelumnya.
Baca: Pengorbanan Umuh Muchtar Demi Kemenangan Persib Bandung di Kandang PSIS Semarang
Baca: Satu Gelandang PSIS Semarang Dapat Panggilan TC Timnas U-22 Indonesia
Pemberhentian Jafri Sastra disampaikan oleh Komisaris PT Mahesa Jenar Semarang, Kairul Anwar.
“Kita ada di posisi yang sangat sulit, beberapa pertandingan home kita menelan kekalahan. Karena itu, dari manajemen melakukan evaluasi, baik kepada pelatih dan pemain. Untuk pelatih, kita sudah memanggil coach Jafri Sastra tadi pagi dan dari manajemen memutuskan untuk memberhentikan beliau sebagai pelatih kepala PSIS Semarang,” ucap Kairul Anwar, Kamis (8/8/2019) dikutip Tribunnews.com dari laman resmi PSIS Semarang.
Manajemen juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Jafri Sastra atas perannya pada musim lalu sehingga PSIS tetap bisa berlaga di Liga 1 2019.
“Kami juga sampaikan terima kasih kepada beliau karena atas perjuangan beliau, kita di musim kemarin bisa bertahan di Liga 1,” imbuh Kairul.
“Kita di awal komitmen, menargetkan untuk sapu bersih laga kandang, kalau memang ada lawan yang berat, paling tidak kita bisa imbang. Tapi ternyata targetnya meleset.
"Tidak ada yang salah dengan Jafri, cuma karena target meleset, kita dari manajemen tentu ambil tindakan,” pungkasnya
Untuk ke depannya, Laskar Mahesa Jenar akan ditangani oleh caretaker sembari mencari pelatih yang sesuai dengan gaya bermain Laskar Mahesa Jenar.
Manajemen tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.
Melesetnya target tersebut juga disampaikan oleh Direktur Teknik, Setyo Agung Nugroho.
“Target kita meleset. Tujuh kali home, hanya bisa menang dua kali, satu kali draw dan empat kali kalah. Dari hasil tersebut, kami mengambil tindakan. Mudah-mudahan, ke depannya kita bisa lebih baik,” kata Agung dikutip Tribunnews.com dari laman resmi PSIS Semarang.
(Tribunnews.com/Ipunk)