Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Timnas Indonesia Harus Jadi Juara Asean Itulah Target Awal Iwan Bule Jika Jadi Ketum PSSI

Mochamad Iriawan kembali menjabarkan visi dan misinya dalam acara ngobrol bola di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Timnas Indonesia Harus Jadi Juara Asean Itulah Target Awal Iwan Bule Jika Jadi Ketum PSSI
tribunnews.com/abdul majid
Bakal Calon Ketua Umum PSSI periode 2020-2024, Komjen Pol. Mochamad Iriawan saat menjabarkan visi dan misinya dalam acara ngobrol bola di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019). Tribunnews/Abdul Majid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal Calon Ketua Umum PSSI periode 2020-2024, Komjen Pol. Mochamad Iriawan kembali menjabarkan visi dan misinya dalam acara ngobrol  bola di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Salah satu target awal jika dirinya  nanti terpilih menjadi Ketum PSSI yakni ingin membawa Indonesia digdaya di kawasan Asia Tenggara.

Pasalnya, Indonesia yang secara geografis dan jumlah penduduknya terbanyak jika dibandingkan negara lain hanya berada diperingkat keempat se-Asia Tenggara.

“Saya sudah jelaskan dalam visi misi saya, komitmennya saya ingin PSSI maju. Ingin PSSI berkiprah di dunia internasional, tentunya berbagai step yang harus dilalui, bisa dikatakan dalam setahun dua tahun ini bisa juara Asean, syukur-syukur lebih cepat lebih baik,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

“Kemudian juga di tahun berikutnya kita coba untuk berkiprah di Asia, sekarang kita di Asia di rangking ke-75, sedangkan di FIFA 164, di Asean kita keempat, ya sangat disayangkan kita negara cukup besar tapi tidak bisa merebut di Asean,” sambungnya.

Tak hanya juara di Asean, mantan Kapolda Metro Jaya itu juga ingin Indonesia masuk piala dunia 2024 dan tahun 2032 tampil di Olimpiade.

Menurutnya target-target tersebut adalah mimpi Indonesia yang harus terus digapai. 

Untuk itu, masalah pembenahan pembinaan usia dini, fasilitas, wasit dan sport science pun akan ia maksimalkan demi tercapainya target-terget itu.

“Kita harus punya perencanaan dan mimpi sehingga apa yang mimpi kita inginkan bisa terwujud dengan pola-pola yang saya sampaikan tadi, modernisasi, tata kelola, ada big data baik itu pemain, pelatih, wasit, kemudian ada sport science, ada pembinaan usia dini dan pembinaan soccer camp nanti bisa di sawangan atau di Sentul,” paparnya.

Seperti diketahui, hasil Kongres Luar Biasa di Hotel Mercure, Ancol pada 27 Juli  2019 menghasilkan percepatan pemilihan Ketum dan Exco baru untuk periode 2020-2024.

Pemilihan yang semula akan diadakan pada awal 2020, berkat kesepakatan bersama maka akan digelat pada 2 November 2019.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas