Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1 2019

Pasca Menang Lawan PSM Makassar di Liga 1 2019, Pelatih PSIS Semarang Beberkan Strateginya

Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengungkapkan strategi sukses nya sehingga dapat menumbangkan Juku Eja.

Pasca Menang Lawan PSM Makassar di Liga 1 2019, Pelatih PSIS Semarang Beberkan Strateginya
Website Liga Indonesia
Liga 1 2019 - Pasca Menang Lawan PSM Makassar, Pelatih PSIS Semarang Beberkan Strateginya 

Liga 1 2019 - Pasca Menang Lawan PSM Makassar, Pelatih PSIS Semarang Beberkan Strateginya

TRIBUNNEWS.COM - PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan saat melawat ke markas PSM Makassar kemarin Rabu (11/9/2019) sore dalam lanjutan laga tunda Liga 1 2019.

PSIS Semarang meraih kemenangan dengan skor tipis 0-1 atas tuan rumah PSM Makassar.

Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengungkapkan strategi sukses nya sehingga dapat menumbangkan Juku Eja.

Baca: Hasil Akhir Persipura vs Persija Liga 1 2019, Tim Mutiara Hitam Menang Mudah 2-0

Baca: Liga 1 2019: Tekad Persib Bandung Perbaiki Performa di Putaran Kedua

Baca: Hasil Akhir Badak Lampung Fc vs Persela Liga 1 2019, Marquinhos Selamatkan Tuan Rumah dari Kekalahan

Ia menyebut roh permainan PSM berada di tangan Wiljan Pluim dan anak asuhnya berhasil mematahkan pergerakannya.

"Saya suruh Finky jaga ketat Pluim. Walaupun kecil si Finky, saya bilang matikan si cangkung (Pluim) itu," ungkap Bambang Nurdiansyah dikutip Tribunnews.com dari Tribun Timur.

Penjagaan ketat terhadap Pluim kemudian berhasil, hingga terlihat dalam beberapa momen, Pluim memang nampak emosi setelah pergerakannya diganggu Finky.

Bambang Nurdiansyah dalam persiapan melawan PSM Makassar (Liga-Indonesia.id)
Bambang Nurdiansyah dalam persiapan melawan PSM Makassar (Liga-Indonesia.id) (Website Liga Indonesia)

Pria yang akrab disapa Banur tersebut mengetahui roh permainan PSM dari pertandingan Juku Eja kala menjamu Persela Lamongan di pekan 17 Liga 1 di Makassar beberapa waktu lalu.

"Kemarin saya mengamati pertadingan PSM lawan Persela saya nonton dan saya ulang lagi. Alhamdulillah anak-anak kerja keras dan Alhamdulillah ketik dia (Pluim) tidak berkembang PSM tidak berbahaya," papar Bambang.

"Mungkin juga PSM menganggap enteng kita. Kitakan papan bawah ketika anak-anak main semangat PSM kaget pemainnya," pungkasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Liga 1 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas