Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

EA Games 2019

Menpora Zainudin Amali Tinjau Vaksinasi Timnas U-23 Indonesia

Sebelum ke ajang SEA Games 2019, skuat Timnas U-23 Indonesia dan Timnas Putri mendapatkan vaksin

Menpora Zainudin Amali Tinjau Vaksinasi Timnas U-23 Indonesia
Tribunnews/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali saat menyambangi Hotel Sultan untuk melihat skuat Timnas U-23 yang tangah divaksin, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebelum bertolak ke Filipina untuk mengikuti SEA Games 2019, skuat Timnas U-23 Indonesia dan Timnas Putri mendapatkan vaksin di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Kegiatan tersebut mendapat atensi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketum PSSI Mochamad Iriawan serta presiden NOC Raja Sapta Oktohari yang datang langsung.

“Hari ini ada vaksin untuk atlet dan ofisial, semuanya harus divaksin, termasuk teman-teman media yang mau liputan di sana. Kalau tidak Vaksin tidak bisa masuk,” kata Menpora.

“Masyarakat kita yang mau men-support langsung Timnas sepakbola Indonesia dan semua cabor. Tolong sekarang divaksin, dua minggu sebelum berangkat. Kalau pemerintah Filipina sudah meminta begitu (vaksinasi) berarti sudah serius. Kita tidak ingin ada atelt atau ofisial terkena dan kemudian terbawa ke tanah air,” imbau Menpora.

Plt Deputi IV Kemenpora, Yuni Poerwanti yang juga hadir di kegiatan tersebut mengatakan bahwa hingga saat ini ada  12 cabang olahraga yang atletnya sudah mendapatkan vaksin.

“Sampai sekrang sudah 12 cabor untuk antlet dan ofisial, kami kasih batas akhir sampai 17 November,” kata Yuni.

Seperti diketahui, departemen kesehatan Filipina sebelumnya telah mengeluarkan edaran terkait wabah poilio yang kini sedang melanda Filipina.

Kemudian, sesuai dengan Surat Edaran Dijen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor 5r.03.04/11/2320/2019 tentang Kewaspadaan dan Respon Terhadap KLB Polio VDPV Tipe 2, dimana pelaku perjalanan yang masuk dan keluar dari Negara Filipina sudah harus mendapatkan imunisasi Polio minimal 4 minggu terakhir dengan menunjukan International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICV).

Bila belum mendapatkan vaksininasi polio harus diberikan imunisasi dan diterbitkan ICV ditempat, bila menolak diberikan vaksinasi akan dilakukan deprotasi dan penundaan penerbangan.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas