Superskor

Liga 1

Manajemen Arema FC Mengaku Pasrah Jika Harus Kembali Didenda Komdis PSSI

Manajemen Arema FC mengaku pasrah jika harus kembali didenda karena adanya flare ketika menjamu Bali United, Senin (16/12/2019).

Editor: Toni Bramantoro
Manajemen Arema FC Mengaku Pasrah Jika Harus Kembali Didenda Komdis PSSI
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Aremania 

"Dalam hati kecil kami pasti kecewa, tapi inikan sudah terjadi, ya harus terima konsekuensinya," ucapnya menambahkan.

Sudarmaji menjelaskan bahwa pihaknya memahami pelemparan flare itu sebagai bentuk kekecewaan fan terhadap performa buruk tim Singo Edan pada Liga 1 2019.

Oleh sebab itu, Sudarmaji tidak ingin menyalahkan suporter dan berharap supaya hal tersebut tidak terulang saat Liga 1 musim depan.

"Mereka melakukan itu dan sangat merugikan manajemen, tetapi kami tidak mungkin saling menyalahkan," tutur Sudarmaji.

"Harus sama-sama introspeksi, karena ini keluarga besar Arema."

"Saya yakin Aremania, pemain, pelatih, sampai manajemen pasti ingin hal negatif tidak terjadi. Ingin prestasi bagus, tidak jeblok," ujarnya.

Sejauh ini, Arema FC sudah menggelontorkan uang sebesar Rp 820 juta untuk membayar denda yang dijatuhkan Komdis PSSI.

Sebagian besar denda itu dijatuhkan kepada Arema FC karena tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum suporter.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas