Seto Nurdiantoro Bimbang, PSS Sleman atau Timnas Indonesia
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro masih belum mengambil keputusan untuk melanjutkan melatih Super Eljah atau bergabung dengan tim pelatih Timnas
Penulis:
Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro masih belum mengambil keputusan untuk melanjutkan melatih Super Elja atau bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia, Jumat (3/1/2020).
Timnas Indonesia di bawah pelatih Shin Tae-yong sedang membentuk tim kepelatihannya.
Setelah Indra Sjafri mengatakan ketersediaannya bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia, kini satu nama yang dikait-kaitkan, yaitu Seto Nurdiantoro, masih belum mengambil keputusan.
Seto mengungkapkan belum ada komunikasi antara dirinya dan PSSI selaku Federasi Sepak Bola Indonesia
"Sampai saat ini saya belum ada komunikasi dengan PSSI (soal penunjukkan asisten pelatih-red)," ungkap Seto dilansir TribunJogja.
Selain itu pembicaraan dengan PSS Sleman pun belum ada kelanjutannya.
"Dengan PSS Sleman, juga belum ada pembicaraan lebih lanjut," imbuhnya.
Seto pun masih ingin fokus menjalankan ibadah umrahnya yang baru akna kembali pada 10 januari mendatang.
"Untuk sekarang ini saya ingin fokus menjalankan ibadah umrah terlebih dulu, bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan dan meminta yang terbaik." terangnya.
Dirinya pun mengatakan siap jika bertahan dengan PSS dan berharap lebih baik kedepannya.
"Andaikan tetap bertahan di PSS Sleman, tentu harapan saya ingin lebih baik dari musim sebelumnya," jelasnya.
Sedangkan jika ditunjuk untuk bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia, dirinya juga siap karena bisa membantu untuk bangsa dan negara.
"Namun kalau memang nantinya ke Timnas Indonesia, saya juga bisa membantu untuk bangsa dan negara," tambahnya.
Lalu jika benar diberi kepercayaan untuk ikut melatih timnas, dirinya merasa terhormat dan bangga seperti saat dirinya masih membela timnas sebagai pemain.
"Saya rasa tidak hanya pemain yang punya tujuan ingin masuk timnas. Pelatih pasti juga demikian."
"Tetap menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan bisa ke Timnas, seperti saat saya masih jadi pemain dulu," kata Seto.
Sementara menurutnya pelath Shin Tae-yong, Indra Sjafri bahkan dirinya memiliki karakter melatih yang berbeda.
Sehingga jika jadi bergabung dirinya berharap adanya proses transfer ilmu yang saling melengkapi.
"Coach Shin Tae-yong saya rasa memiliki karakter melatih yang berbeda dengan Coach Indra Sjafri, atau juga dengan saya."
"Tentu akan menjadi proses transfer ilmu yang saling melengkapi, harapannya demikian," ungkap mantan pemain timnas Indonesia itu.
Indra Sjafri Tolak Tim Luar Negeri demi Timnas Indonesia
Sementara itu, mantan Pelatih Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 lalu, Indra Sjafri ternyata sudah menolak tawaran dari beberapa klub demi Timnas Indonesia, Kamis (2/1/2020).
Indra yang mengantarkan Garuda Muda bermain impresif dan mampu meraih medali perak SEA Games 2019 lalu ternyata sudah mendapat penawaran melatih beberapa klub.
Baik dari Liga 1 Liga 2, hingga klub luar negeri, hal ini dituturkan langsung oleh Indra.
"Sebenarnya sudah banyak tawaran (melatih klub). Biar begini, saya juga laku."
"Dari Liga 2 ada, Liga 1 juga ada. Luar negeri pun ada," ungkap Indra dilansir TribunJakarta.
Namun tawaran-tawaran yang datang ditolaknya karena alasan panggilan timnas yang datang.
"Tapi, semuanya saya eliminasi. Saya lebih mementingkan panggilan negara (Timnas Indonesia)," imbuh mantan pelatih Bali United ini.
Sedangkan setelah tak lagi menangani skuad Garuda Muda, Indra mengatakan akan terlibat dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia bersama pelatih baru asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
"Tergantung PSSI, sebenarnya sudah dirilis. Saya sudah bilang ke PSSI juga kalau memang masih diminta ya terus," kata Indra Sjafri.
"Lalu nanti formatnya bagaimana dengan Shin, saya sudah banyak bicara. Nanti, kami bicara lagi tanggal 6 (Januari)," imbuhnya.
Setelah tanggal 6 Januari nanti Indra akan kembali berkordinasi dengan Shin Tae-yong untuk tugas-tugas kedepannya.
PSSI sendiri memberikan tugas kepada Shin Tae-yong untuk menangani TImnas Indonesia Senior, Timnas U-23 hingga Timnas U-20 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021.
"Nanti kami bicara apa sih yang menjadi tanggung jawab dia (Shin Tae-yong) di PSSI," ujar Indra Sjafri.
"Kan dia punya tanggung jawab besar ya, ada senior, ada Piala Dunia U-20. Format ini yang harus dijelaskan."
"Shin ini didatangkan ada dua keinginan, meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia dan ada transfer ilmu dari dia," imbuh Indra.
(Tribunnews/Haikal) (TribunJogja/R.Hanif Suryo Nugroho)
Baca tanpa iklan