Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Piala Gubernur Jatim

Persija Jakarta ke Final Tapi Dihantui Cedera Pemain Saat Berlaga di Kompetisi Liga 1 2020

Persija Jakarta berhasil memastikan satu tempat berlaga di partai puncak turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2020.

Persija Jakarta ke Final Tapi Dihantui Cedera Pemain Saat Berlaga di Kompetisi Liga 1 2020
hayu yudha prabowo/surya
Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand berebut bola dengan striker Madura United, Greg Nwokolo dalam laga Semi Final Piala Gubernur Jatim di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (17/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Persija Jakarta berhasil memastikan satu tempat berlaga di partai puncak turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2020.

Pada babak semifinal, skuat Macan Kemayoran berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin (17/2/2020) malam.

Dua gol kemenangan yang berhasil diciptakan Persija yakni melalui aksi Marko Simic pada menit ke-3 dan Novri Setiawan menit ke-57.

Kemenangan yang berhasil didapat Persija Jakarta membuat pelatih Sergio Farias puas dengan performa yang ditunjukan anak asuhnya.

Farias melihat anak asuhnya mampu menunjukan peningkatan permainan dari setiap laga yang dimainkan.

Meski begitu, pelatih berkebangsaan Brasil itu menyadari kondisi anak asuhnya mengaami kelelahan karena waktu pertandingan sangat singkat.

Praktis, setiap tim yang berlaga di Piala Gubernur Jatim 2020 hanya diberikan waktu istirahat selama satu hari.

Begitu juga dengan yang dialami Persija, Riko Simanjuntak dan kawan-kawan dipaksa memainkan pertandingan selama empat kali dalam kurun waktu tujuh hari.

"Ya, memang seperti itu yang terjadi (kelelahan). Itu satu alasannya, jadi kami harus main 4 kali dalam waktu 7 hari. Itu tidak fair dengan pemain," kata pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias.

Farias khawatir kondisi tersebut mengakibatkan pemainnya mengalami hal buruk cedera sebelum berlaga di kompetisi resmi Liga 1 2020.

Tim pelatih Persija berupaya keras menjaga kondisi pemainnya bisa selalu bugar ketika diturunkan di lapangan.

Kedepannya, Farias berharap kepada penyelenggara turnamen bisa lebih memperhatikan jadwal pertandingan.

"Saya pikir turnamen ini bisa hilangkan kualitas pemain. Pemain dituntut bisa main lagi di pertandingan berikutnya. Ini masukan buat panitia dalam menyelenggarakan turnamen yang akan datang," terangnya.

Selain itu, Farias turut menyoroti larangan suporter hadir memberikan dukungan di dalam stadion.

Ketidakhadiran penonton di sisi lapangan membuat pemain tidak mendapatkan dukungan secara moril dari suporter.

"Satu lagi masukan mengenai masalah penonton tidak hadir. Kita main dari laga pertama hingga kemarin ada penonton, dan lawan Madura tidak ada. Ini tidak bagus dan harusnya tetap ada penonton agar bisa memberikan semangat di pertandingan," tutur Sergio Farias.

Di partai final, Persija Jakarta akan menantang pemenang dari pertandingan Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.

Persebaya dan Arema FC baru akan menjalani pertandingan pada Selasa (18/2/2020) sore nanti di Stadion Supriyadi, Blitar.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas