Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Kembali Kritik Wasit, Pelatih Bhayangkara FC Sindir Pengadil Tak Adil Hampir di Semua Laga Away

Tak hanya laga menghadapi Persik Kediri. Paul Munster bahkan sempat melontarkan sindiran pemain ke-13 saat Bhayangkara FC ditahan imbang

Kembali Kritik Wasit, Pelatih Bhayangkara FC Sindir Pengadil Tak Adil Hampir di Semua Laga Away
Dok: Bhayangkara FC
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster dalam sesi konferensi pers pascalaga kontra Persik Kediri, Jumat (7/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Bhayangkara FC memang terlihat sangat ‘meledak-ledak’ saat memimpin anak asuhnya yang sedang bertanding.

Ekspresi pelatih asal Irlandia Utara itu semakin menjadi terlebih jika melihat pengadil lapangan tak memberikan sanksi tegas atau salah memberikan keputusan.

Hal itu sempat terlihat di laga kontra Persik Kediri.

Setelah laga, salah seorang pewarta turut menanyakan soal ekspresi Paul Munster yang sangat marah dengan kepemimpinam wasit.

“Saya tidak marah, cuma yang saya harapkan level kepemimpinan wasit untuk wasik liga 1 belum memenuhi ekspektasi saya,” kata Paul menjawab pertanyaan pewarta dalam sesi konferensi pers, Jumat (6/3/2020).

Baca: Arema FC Vs Persib: Bobotoh Batal Datang ke Malang Meski Dipersilakan, Ini Pertimbangannya

Baca: Arema FC Vs Persib: Sinyal Bahaya Buat Maung, Serangan Cepat dan Mainnya 4 Pilar Asing Singo Edan

“Sama juga seperti tahun lalu, hampir semua di pertandingan away. Saya coba tenang dalam setiap pertandingan tapi susah jika itu yang terjadi,” tambah dia.

Tak hanya laga menghadapi Persik Kediri.

Paul Munster bahkan sempat melontarkan sindiran pemain ke-13 saat Bhayangkara FC ditahan imbang tanpa gol oleh  Persiraja Banda Aceh di laga perdananya.

Ia menilai wasit sangat berpihak kepada tim tuan rumah.

Pelatih pemegang UEFA Pro tersebut selalu keras menilai wasit lantaran dirinya sangat peduli pada sepakbola Indonesia.

Dia menilai Indonesia punya pontensi besar untuk memajukan sepakbola.

“Saya lihat Indonesia punya potensi besar, tapi kalau wasit masih sama yang permainan Indonesia dan kualitas pertandingan masih sama, tidak akan berubah,” jelasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas