Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Gelandang Bhayangkara FC Tak Pilih-Pilih Makanan Saat di Rumah, TM Ichsan: Susah Gendut Sejak Dulu

Soal asupan Gizi, pemain kelahiran Bireuen, Aceh ini mengaku tak ada pantangan selama di rumah saja.

Gelandang Bhayangkara FC Tak Pilih-Pilih Makanan Saat di Rumah, TM Ichsan: Susah Gendut Sejak Dulu
Dok: Bhayangkara FC
Gelandang Bhayangkara FC, Teuku Muhammad Ichsan dalam konferensi pers jelang laga kontra Persiraja Banda Aceh, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang juga menyelimuti Indonesia membuat hampir semua sektor terhenti, termasuk kompetisi sepakbola Indonesia.

Setelah dihentikan pada pertengahan Maret lalu, seluruh pemain sepakbola pun dipulangkan ke rumahnya masing-masing hingga pandemi Covid-19 menghilang dan liga kembali bergulir.

Di rumah sejak 27 Maret lalu, gelandang Bhayangkara FC, Teuku Muhammad Ichsan mengaku sudah mulai bosan dan kangen dengan kebiasaan di klub.

Untuk itu ia pun kerap mejaga kondisi tubuh setiap hari dengan beberapa program yang ia buat sendiri.

“Kalau dibilang bosan ya udah pasti, tapi mau gimana lagi kan situasinya seperti ini sekarang. Jadi Ichsan paling latihan saja tiap hari biar kondisi tubuh tetap bagus,” kata Ichsan saat dihubungi Tribunnew, Kamis (15/4/2020).

“Latihan gym satu jam, latihan dengan bola satu jam. Latihan buat sendiri saja, kadang juga ikut sparring kan kalau di sini tidak terlalu ketat, kalau sparring saja masih bisa. Pokoknya tidak jauh-jauh dari bola setiap hari,” jelasnya.

Soal asupan Gizi, pemain kelahiran Bireuen, Aceh ini mengaku tak ada pantangan selama di rumah saja.

“Kalau makan sih di rumah Ichsan masih normal. Ichsan kalau makan emang apa aja , tidak terlalu milih-milih makanan, tidak diet soalnya Ichsan juga susah gendut dari dulu. Alhamdulillah tidak ada masalah dengan makanan,” kata Ichsan.

Seperti diketahui, PSSI telah menghentikan Liga hingga 29 Mei, mengikuti status darurat Covid-19 yang sebelumnya dikeluarkan pemerintah. 

Jika dicabut sebelum tanggal tersebut, PSSI bakal mengehelat kembali pada awal Juli.

Akan tetapi, jika status ditambah atau belum dicabut, bisa dipastikan Liga 1 2020 tak akan bergulir kembali. Opsi menggelar kompetisi pendek pada September mendatang pun telah disiapkan guna mengisi jeda waktu yang kosong hingga akhir tahun.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas