Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga 1

Ramadhan di Masa Pandemi Covid-19, Alsan Sanda: Ambil Hikmahnya Saja

untuk memutus penyebaran Covid-19, solat tarwaeh yang biasa dilakukan di Bulan Ramadhan kini tak bisa dilakukan.

Ramadhan di Masa Pandemi Covid-19, Alsan Sanda: Ambil Hikmahnya Saja
tribunnews.com/abdul majid
Alsan Sanda saat diwawancarai setelah menjalani latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (25/3/2019). Tribunnews/Abdul Majid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bagi umat muslim yang ada di Indonesia, hari ini menjadi hari perdana untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan di tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lantaran situasi di tengah pandemi Covid-19. Hal itu yang juga dirasakan pemain Bhayangkara FC, Alsan Putra Masat Sanda.

Alsan yang kini berada di kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggar Timur merasakan perbedaannya.

Pasalnya, untuk memutus penyebaran Covid-19, solat tarwaeh yang biasa dilakukan di Bulan Ramadhan kini tak bisa dilakukan.

“Ya, Ramadhan kali ini ada hikmahnya buat saya. Positifnya saya jadi bisa kumpul dengan keluarga, karena kan saya juga salah satu pemain yang jauh dari keluarga itu baiknya. Tapi di sisi lain, Ramadhan kali ini kita juga dalam keadaan pandemi Covid-19 jadi ya itu salah satu cobaan Ramadhan kali ini,” kata Alsan saat dihubungi Tribunnews, Jumat (24/4/2020).

“Taraweh sudah tidak dibolehkan, kita ikuti program pemerintah jadi pengamanan lebih diperketat apalgi bandara juga sudah mulai ditutup.  Walaupun saya bisa berkumpul dengan kelaurga tapi di lain sisi lain saya merasa ada yang kurang di Ramadhan ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, pemain yang juga berlatar belakang polisi ini menjelaskan kondisi Covid-19 yang ada di daerahnya.

Untuk kasus positif sejauh ini dikatakan Alsan baru satu orang dan itu pun sudah sembuh. Tapi pemerintah lansung mnegambil langkah cepat untuk bisa memutus penyebaran Covid-19.

“Sebenarnya kalau Covid-19 di sini tidak terlalu parah seperti di Jakarta. Ada satu orang yang kena tapi sudah sembuh. Nah, saya rasa pemerintah di sini langsung ambil langkah serius supaya tidak menyebar lebih luas,” kata Alsan.

“Pihak TNI Polri dan instansi terkait lainnya langsung turun tangan memberlakukan arahan-arahan untuk antisipasi penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas