Kylian Mbappe Disebut Tidak Cocok Bermain di Liverpool
Ketertarikan Liverpool untuk memboyong bintang muda Paris Saint-Germain dan Timnas Perancis, Kylian Mbappe berhembus makin kencang.
Penulis:
Dwi Setiawan
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNNEWS.COM - Ketertarikan Liverpool untuk memboyong bintang muda Paris Saint-Germain dan Timnas Perancis, Kylian Mbappe berhembus makin kencang.
Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool bahkan disebut sudah menghubungi ayah sang pemain untuk membujuk hijrah ke Anfield.
Selain itu, Fabinho juga beberapa waktu lalu melancarkan usaha untuk menggoda mantan rekan setimnya tersebut pindah ke Liverpool.
Isu ketertarikan Liverpool untuk memboyong Mbappe kini mendapat komentar dari salah satu legenda The Reds, John Barnes.
Barnes menganggap Kylian Mbappe tidak akan cocok bermain bersama Liverpool dibawah asuhan Jurgen Klopp.
Baca: 10 Pemain Sepak Bola Tercepat di Dunia, dari Nacho Fernandez hingga Mbappe
Baca: PSG Tawarkan Keuntungan jika Kylian Mbappe Tanda Tangani Perpanjangan Kontrak
Apalagi Liverpool masih memiliki Mohammed Salah dan Sadio Mane yang berposisi sama dengan Mbappe.
"Mereka perlu menandatangani pemain baru di beberapa posisi lagi, jika salah satu pemain akan mengisi lini depan itu harus disesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh Klopp," ujar Barnes seperti dikutip dari Evening Standard.
"Kylian Mbappe luar biasa dalam hal ini, tetapi apakah dia akan mampu melakukan hal-hal lainnya?," lanjutnya.
Barnes menyarankan agar Mbappe memiliki sikap yang tegas menyikapi berbagai spekulasi transfer yang mengaitkan dirinya.
"Saya sarankan jika anda seorang bintang berusia 21 tahun, sikap anda harusnya tidak akan berubah," harap Barnes.
Baca: ON THIS DAY - Messi Cetak Gol Indah, Barcelona Bungkam Pasukan Jurgen Klopp di Camp Nou
Sang legenda menambahkan Liverpool merupakan tim yang membutuhkan para pemain yang siap berjuang demi klub.
Barnes memberi contoh perihal sosok Jordan Henderson dan Georginio Wijnaldum yang mampu terus berjuang bekerja bersama klub.
"Sembilan puluh sembilan persen orang tidak akan memilih Henderson dan Wijnaldum di atas Kevin De Bruyne dan David Silva atau bahkan Jack Grealish atau James Maddison, tetapi mereka bekerja untuk Liverpool," tegas Barnes.
Lebih lanjut, Barnes memandang skuat yang dimiliki Liverpool saat ini cukup kuat.
Bahkan nama-nama seperti Divock Origi dan Xherdan Shaqiri yang tidak selalu bermain sebagai starter mampu jadi andalan tim di waktu genting.
"Divock Origi dan Xherdan Shaqiri bermain dalam laga semifinal melawan Barcelona, sikap mereka luar biasa dan mereka siap secara fisik," kenang Barnes.
"Ini menunjukkan bahwa mereka mampu berlatih dengan baik, hanya saja mereka harus menunggu kesempatan saja," sambungnya.
Tak sungkan, Barnes memuji kepemimpinan Jurgen Klopp yang mampu menciptakan lingkungan tim yang kuat setelah kepergian Coutinho.
"Klopp mampu menciptakan lingkungan itu, salah satu hal paling berani adalah membiarkan Philippe Coutinho pergi dan tidak secara langsung mencari penggantinya," pungkas Barnes.
Sebelumnya, demi menuntaskan saga transfer Mbappe, Klopp dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan ayah sang pemain secara langsung.
Baca: Real Madrid Dikatakan Pierre Menes Tak Mampu Membeli Kylian Mbappe dari PSG
Dilaporkan media Prancis, Le10 Sport, Klopp sudah menelepon ayah Mbappe dalam upaya meyakinkan bintang PSG untuk pindah ke Anfield.
Selain dalam bidikan Liverpool, Mbappe saat ini menjadi incaran utama Real Madrid yang memang sangat menginginkan sang pemain berada di skuat arahan Zinedine Zidane.
Meski sangat dikejar oleh Real Madrid, Klopp sangat yakin Mbappe lebih memilih Liverpool karena melihat dari performa The Reds dalam semusim belakang.
Tampaknya, pelatih Liverpool berusaha untuk mengambil langkah cepat dalam perlombaan untuk menandatangani pemain yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 tersebut.
(Tribunnews/Dwi Setiawan)