FIFA Bakal Setujui Lima Pergantian Pemain dalam Satu Pertandingan
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan mempertimbangkan adanya lima pergantian pemain dalam satu pertandingan sepak bola.
Penulis:
Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor:
Gigih
TRIBUNNEWS.COM - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akan mempertimbangkan adanya lima pergantian pemain dalam satu pertandingan sepak bola.
Dunia sepak bola saat ini sedang menuju dalam sebuah perubahan untuk menyesuaikan dengan keadaan yang sedang terjadi.
Akibat pandemi virus Corona membuat kompetisi Eropa banyak ditangguhkan sejak Maret 2020 lalu.
Bahkan beberapa kompetisi lebih memilih untuk mengehtikan laganya seperti yang terjadi di Liga Belgia, Belanda dan Prancis.
Baca: Gordon Taylor Usul Liga Inggris Dilanjutkan dengan Waktu Pertandingan yang Diperpendek
Baca: Bruno Fernandes Jadi Idola Baru di Liga Inggris Sejak Berseragam Manchester United
Namun beberapa kompetisi domestik masih memiliki harapan untuk kembali melanjutkan kompetisinya.
Hal ini membuat para pemangku kebijakan mulai dari Liga Domestik, UEFA hingga FIFA harus bisa menyesuaikan kebijakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika kompetisi kembali bergulir.
Dikutip Tribunnews dari Marca, banyak hal yang akan berubah dari kompetisi sepak bola eropa mulai dari bursa transfer pemain hingga regulasi mengenai sesi latihan klub.
Namun yang lebih menarik adalah FIFA yang dikabarkan bakal menyetujui untuk bisa melakukan lima pergantian pemain dalam pertandingan.
FIFA saat ini sedang menyiapkan dokumen dengan rekomendasi medis yang akan dibuat resmi dalam beberapa hari mendatang.
Meskipun itu tidak akan dilihat sebagai protokol, melainkan daftar tindakan penasehat.
Baca: Liga Inggris Buka Opsi Penghapusan Degradasi Musim 2019/2020
Baca: Liga Inggris Bisa Rugi 1,1 Miliar Poundsterling, Pemerintah Akan Berikan Solusi
Permintaan untuk melakukan lima pergantian pemain sendiri bermula dari permintaan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yang beralasan untuk menurunkan resiko cedera para pemain karena bakal melakukan beberapa pertandingan besar dalam kurun waktu yang singkat.
Sebenarnya FA sendiri mengajukan saran lain yaitu mengubah format pertandingan yang normalnya adalah 2x45 menit menjadi lebih pendek.
Namun FIFA secara tegas menolak ide tersebut karena dianggap akan merusak pertandingan dan bahkan mengurangi semangat dari kompetisi itu sendiri.
Liga Inggris kini sedang membahas project restart yang dikabarkan bakal kembali menggelar kompetisinya pada 8-12 Juni 2020 mendatang.
Spekulasi mengenai bergulirnya Liga Inggris tidak lepas dari adanya pertemuan antara Boris Johnson dan pihak Premier League Jumat (10/5/2020).
Baca: Liga Inggris Bakal Ditinggalkan Raul Jimenez yang Ingin Gabung ke Real Madrid atau Barcelona
Baca: Liga Inggris Berpeluang Dihentikan, Para Pemain Enggan Bertanding di Tengah Wabah Corona
Dikutip Tribunnews dari The Telegraph dan Talksport, pihak Liga Inggris akan mengajukan tanggal-tanggal tersebut dan menanti persetujuan dari Menteri Kesehatan UK dan juga Boris Johnson selaku Perdana Menteri.
Sedangkan untuk Liga Champions, UEFA masih memikirkan format terbaik, apakah digelar di tempat netral atau tetap menggunakan sistem home and away dari babak Perempat Final.
Pemerintah Inggris mendukung penuh kembali bergulirnya Liga Inggris 2020.
Sempat terhenti karena wabah corona, Liga Inggris dikabarkan akan kembali bergulir pada 8 Juni 2020.
Beberapa tim bahkan akan kembali memulai latihannya pada pertengahan Mei.
Baca: BREAKING NEWS : PSG Dinobatkan Menjadi Juara Ligue 1 Perancis, Lyon Gigit Jari
Dikutip Tribunnews dari The Telegraph dan The Athletic, Liga Inggris tetap akan bergulir, meskipun dengan skenario-skenario tertentu.
Diantaranya adalah pertandingan yang akan digelar tanpa penonton dan para pemain akan menginap di satu tempat yang sama sebelum bertanding.
Ditambah lagi akan ada skema mengenai tes kesehatan bagi para pemain dua kali sebelum laga.
Sistem yang digunakan untuk latihan pun akan ditentukan, berupa grup kecil yang berisi 5-6 pemain dan di bagi ke beberapa lapangan.
Diyakini, kementrian kesehatan ataupun Perdana Menteri UK, Boris Johnson menyetujui rencana ini dan akan bertemu dengan perwakilan Liga Inggris pada hari Jumat (10/5/2020) sore waktu setempat.
(Tribunnews/Haikal, Gigih)
Baca tanpa iklan