Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Jerman

Pep Guardiola Dianggap Jadi Inspirasi Para Pelatih Muda di Liga Jerman

Owen Hargeraves menganggap Pep Guardiola menjadi inspirasi para pelatih muda di Liga Jerman dalam membangun tim mereka

Pep Guardiola Dianggap Jadi Inspirasi Para Pelatih Muda di Liga Jerman
dailymail
IlUSTRASI - Pep Guardiola Dianggap oleh Owen Hargreaves sebagai Inspirasi para pelatih muda di Liga Jerman saat ini - Pep Guardiola memegang trofi Bundesliga 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan pemain Bayern Munchen, Owen Hargreaves mengatakan Pep Guardiola menjadi Inspirasi bagi para pelatih muda di Liga Jerman saat ini dalam membangun tim mereka.

Pep Guardiola adalah salah satu pelatih yang sukses ketika mejadi pelatih Bayern Munchen dari 2013 hingga 2016 lalu.

Karena dirinya berhasil membawa Munchen menjuarai Liga Jerman atau Bundesliga tiga kali secara beruntun serta menjuarai dua Piala Jerman.

Hal ini membuat banyak pelatih muda di Jerman yang menjadikan Guardiola sebagai inpirasi dalam membentuk timnya.

Baca: Jadwal Liga Jerman Pekan ke-26 Live Fox Sports, Big Match, Borussia Dortmund vs Schalke 04

Baca: Liga Jerman Akan Jadi Sorotan Akhir Pekan Ini, Obat Kerinduan Penggemar Sepak Bola

Pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola mengangkat trofi Piala Jerman.
Pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola mengangkat trofi Piala Jerman. (DAILYMAIL/AP Photo/Markus Schreiber)

"Saya pikir Pep menginspirasi banyak pelatih-pelatih generasi muda di Bundesliga (Liga Jerman)," terang Hargeraves dilansir Mirror.

Baginya banyak dari para pelatih muda tersebut yang bermain dengan bola-bola rendah dan membuat semua pemainnya bergerak.

"Semuanya ingin membuat bola tetap berada di bawah dan bermain, jadi anda melihat semua pemain mecoba untuk bergerak."

Selain itu, Hargreaves juga mengatakan banyaknya pemain muda juga mempengaruhi permainan.

Hal ini menjadikan pertandingan di Liga Jerman semakin seru dan menarik di tonton oleh para fans.

"Lalu ada banyak pemain muda yang bermain, yang mana saya pikir itu bagus untuk para fans."

Baca: Pemain Incaran Manchester United ini Dianggap yang Terbaik di Liga Jerman

Baca: Legenda Bayern Munchen Kritik Penampilan Coutinho, Kurang Agresif & Mudah Terguncang

Pep Guardiola diguyur bir
Pep Guardiola diguyur bir (dailymail)

Dan semua pemain bisa bermain di jalan yang tepat," ungkap mantan pemain Manchester United ini.

Di sisi lain tim yang kini berada di empat besar klasemen sementara memainkan sepak bola yang luar biasa bagi Hargreaves.

Terlebih dengan banyaknya gol yang bisa tercipta dengan permainan menyerang yang ditunjukkan.

"Para penghuni empat besar, semua memainkan sepak bola yang hebat dan jauh lebih ke bawah."

"Semuanya ingin bermain menyerang dan hal ini membuat Liga menjadi lebih mengasyikkan karena akan banyak gol yang tercipta," terang Hargreaves.

Bomber Borussia Dortmund, Erling Haaland
Bomber Borussia Dortmund, Erling Haaland (instagram/erling.haaland)

Sementara itu, banyaknya pemain muda juga menjadi salah satu daya tarik di Bundesliga sekarang.

"Ada banyak pemain muda hebat yang bermain di Bundesliga."

"Beberapa diantaranya kemungkinan memiliki potensi untuk berada di tim-tim terhebat saat ini, Manchester City atau Liverpool nantinya."

"Pemain seperti Jadon Sancho, Erling Haaland, Kai Havertz di Leverkusen dan mereka benar-benar berkomitmen untuk memainkan para pemain muda ini di Bundesliga," jelasnya.

Liga Jerman akan kembali bergulir pada akhir pekan nanti tepatnya pada 16 Mei dan akan menjalankan pekan ke-26nya yang sempat tertunda.

Baca: Dortmund vs Schalke Bundesliga, Revierderbi: Tradisi, Politik Regional, dan Kebanggaan Lokal

Baca: Real Madrid Sepertinya Belum Bisa Panggil Achraf Hakimi Balik dari Borrusia Dortmund

Bagi Hargreaves, Liga Jerman yang sekarang lebih menarik di lihat ketimbang Liga Inggris.

"Sudah jelas, di musim ini Liga Jerman lebih menarik ketimbang Liga Inggris," tegasnya.

Sedangkan mengenai prediksi akhir kompetisi, Hargreaves mengatakan Munchen yang berada di puncak klasemen akan menghadapi tekanan berat.

Sebab posisi untuk bisa lolos ke Liga Champions sangatlah penting.

"Posisi Liga Champions akan selalu penting dan untuk sesekali seseorang pasti bisa menekan Bayern Munchen," pungkasnya.

Di papan klasemen sendiri saat ini Munchen masih kokoh di puncak dengan 55 poin diikuti Borussia Dortmund yang berada di posisi kedua dengan 51 poin.

Namun kedua tim tidak hanya bersaing satu sama lain, karena RB Leipzig dan Borussia Monchengladbach memiliki kesempatan untuk bisa membuat kejutan di akhir musim.

Leipzig berada di peringkat ketiga dengan 50 poin sementara Monchengladbach di bawahnya dengan 49 poin.

Pekan ke-26 nanti akan dibuka oleh derbi lembah Ruhr antara Borussia Dortmund melawan FC Schalke.

Sementara sang pemuncak klasemen, Munchen baru akan bermain pada Minggu dengan dijamu penghuni dasar klasemen, Union Berlin.

Baca: Liga Jerman Kembali Digelar, FIFPro Peringatkan Keselamatan Pemain dan Sebut Ada Unsur Politik

Baca: Liga Spanyol akan Kembali Digelar Bulan Juni, Liga Jerman Terancam Dihentikan

Berikut Jadwal Bundesliga Pekan ke-26:

Sabtu, 16 Mei 2020

Pukul 20.30 WIB

Borussia Dortmund vs Schalke 04 Live Mola TV

Augsburg vs Wolfsburg

RB Leipzig vs Freiburg Live Mola TV

Eintracht Frankfurt vs Monchengladbach Live Mola TV

Dusseldorf vs Paderborn

Hoffenheim vs Hertha Berlin

Minggu, 17 Mei 2020

Pukul 20.30 WIB

Cologne vs Mainz Live Mola TV

Pukul 23:00 WIB

Union Berlin vs Bayern Munchen Live Mola TV

Selasa, 19 Mei 2020

Pukul 01:30 WIB

Werder Bremen vs Bayer Leverkusen Live Mola TV

(Tribunnews/Haikal)

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas