Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Tak Terbiasa Mudik Lebaran, Penyerang Persebaya Surabaya ini Sibuk Latihan

Penyerang Persebaya Surabaya, Patrich Wanggai memilih tidak pulang kampung saat Lebaran agar bisa lebih fokus untuk berlatih

Tak Terbiasa Mudik Lebaran, Penyerang Persebaya Surabaya ini Sibuk Latihan
Instagram Persebaya Surabaya (@officialpersebaya)
Ilustrasi - Patrich Wanggai Mengakui tidak terbiasa mudik saat momen Lebaran dan lebih suka bertahan di Surabaya agar bisa fokus berlatih - Patrich Wanggai Gabung Bajul Ijo (@officialpersebaya) 

Hal ini disebabkan Wanggai sering menikmati kopi di sore hari menjelang malam.

"Minum kopi biasanya pasa sore atau malam, kalau kata anak sekarang saya jadi anak indie, yang suka kopi dan menikmati senja," ungkap Wanggai.

Beberapa jenis kopi asli Indonesia yang menjadi favoritnya adalah kopi Gayo dan kopi yang berasal dari Papua.

Selain itu dia juga menyukai beberapa racikan kopi ala kedai seperti Caramel Macchiato.

"Saya suka kopi hitam, biasanya yang enak dari Indonesia sendiri, seperti kopi Gayo, ada juga kopi dari Papua."

"Saya juga suka kopi campuran seperti Caramel Macchiato buatan salah satu kedai kopi," jelas pemain berusia 31 tahun itu.

Wanggai sendiri mengaku sebenarnya menikmati kopi bersama teman-teman lebih menyenangkan.

Namun karena situasi pandemi ini membuatnya harus menyerupuk kopinya sendiri untuk sementara waktu.

Baca: Persebaya Surabaya Jelang Hari Raya Idul Fitri Siap Liburkan Pemain, Ini Pesan Aji Santoso

Baca: Jadi Pengalaman Baru, Bek Persebaya Surabaya Ngabuburit Latihan Online

Baca: Aji Santoso Sebut Latihan Online Persebaya Surabaya Digelar Terakhir Hari Ini

Baca: Gelandang Persebaya Surabaya, Rizky Ridho Lelang Jersey Timnas Indonesia U-19

"Minum kopi sendiri memang nikmat, tapi kopi memang paling mantap kalau diminum bersama teman-teman," terangnya.

Sedangkan meski mengaku sebagai pecinta kopi, Wanggai masih belum terpikirkan untuk mendirikan kedai kopi sendiri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas