Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Tanggapi Rencana New Normal, Bek Asing Persib Bandung Percaya Pemerintah Indonesia

Bek asing miik Persib Bandung menanggapi rencana new normal yang sedang diperbincangkan dan percaya dengan pemerintah Indonesia.

Tanggapi Rencana New Normal, Bek Asing Persib Bandung Percaya Pemerintah Indonesia
Instagram Persib Bandung (@persib_official)
Ilustrasi - Bek asing miik Persib Bandung menanggapi rencana new normal yang sedang diperbincangkan dan percaya dengan pemerintah Indonesia. 

Selain itu, Umuh menegasakan bahwa keputusan nanti harus dipikirkan secara matang keuntungan dan kerugiannya apabila dilanjutkan.

Sebab pemerintah sendiri sudah mewanti-wanti agar masyarakat berhati-hati ketika akan melakukan kegiatan.

Baca: Daftar Klub yang Setuju Vs Klub yang Tak Setuju Liga 1 2020 Dilanjutkan di Situasi Pandemi Covid-19

Baca: Daftar Klub yang Ingin Liga 1 2020 Kembali Digelar: Klub Promosi Persiraja Satu Barisan Persib-Arema

"Kita juga jangan gegabah ngambil keputusan, karena covid ini, presiden sendiri yang sudah mengumumkan hati-hati."

"Kita harus mengikuti aturan pemerintah dan itu pun juga pasti kalau dilanjutkan dilaporkan kepada pemerintah, kalau kata pemerintah lanjutkan ya lain cerita karena sudah ada yang bertanggung jawab," ucapnya.

"Bukan tidak tanggung jawab di PSSI nya, ya semua kita harus solid harus berkesinambungan dengan pemerintah dengan semua dan masyarakat, jangan nanti dilanjutkan malah nambah masalah, orang malah nambah yang covidnya, tapi kalau tidak dilanjutkan bagaimana cari kebijakan yang baik," ucapnya.

"Menurut saya tunggu saja dulu beberapa waktu ini, lihat-lihat, mudah-mudahan covid ini besok atau lusa dalam seminggu dua minggu ini sudah reda, kan kita masih ada waktu," katanya.

Selain enam klub yang ingin kompetisi dilanjutkan, ada beragam opsi yang diminta klub lainnya.

Seperti tim-tim yang memilih kompetisi dihentikan saja.

Mereka adalah Madura United, Persebaya, PSIS Semarang, PSM Makassar, Barito Putra, Persita, Persela, Bhayangkara, Persija, Persik, PSS Sleman.

Lalu ada klub yang memilih netral atau mengikuti keputusan yang diambil seperti Persipura.

Serta beberapa klub yang meminta kompetisi dihentikan namun diganti dengan turnamen yang digelar pada September atau Desember mendatang.

(Tribunnews.com/Haikal, Sina, TribunJabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas