Superskor

Tepis Isu Kandidat Sekjen, Akmal Marhali Sebut; Saya Sadar Diri dan Tidak Ambisi

Pengamat sepak bola yang satu ini mengatakan terlalu berlebihan bila namanya dianggap menjadi calon pendamping ketua umum, Iwan Bule.

Editor: Toni Bramantoro
Tepis Isu Kandidat Sekjen, Akmal Marhali Sebut; Saya Sadar Diri dan Tidak Ambisi
wartakotalive.com/Rafsanzani Simanjorang
Akmal Marhali (kiri) dan Iwan Bule 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akmal Marhali menepis isu tentang dirinya ikut mencalon sebagai Sekjen PSSI menggantikan Ratu Tisha yang mengundurkan diri waktu lalu.

Pengamat sepak bola yang satu ini mengatakan terlalu berlebihan bila namanya dianggap menjadi calon pendamping ketua umum, Iwan Bule.

"Saya juga harus berkaca pada diri saya. Filosofinya, pakai baju kekecilan tidak elok, pakai baju kebesaran juga tidak enak di pandang," ujarnya, Senin (8/6/2020).

Ia menegaskan, dirinya bukanlah pribadi yang ambisius atau bermimpi menjadi Sekjen PSSI. Bahkan tak sedikit pun ia bercita-cita untuk itu.

Tak hanya itu, dirinya juga mengatakan tidak ada penunjukan dirinya agar masuk ke dalam bursa kandidat Sekjen.

"Siapa yang tunjuk?, tidak ada ya. Memang teman-teman pernah meminta saya mendaftar jadi calon, tapi saya tegas menolak. Saya bahkan memberikan ide ke pak ketum (Iwan Bule) agar menunjuk kandidat lain yang lebih kompeten di bidang Sekjen selain orang yang berkecimpung bola, agar tidak syarat kepentingan," tuturnya.

Sementara itu, Akmal yang aktif dalam SOS (saveoursoccer) menegaskan bahwa penetapan Sekjen baru adalah prioritas yang harus disegerakan karena Sekjen merupakan motor organisasi berdasarkan Statuta PSSI pasal 60-61.

Ketua Umum PSSI harus segera mencari Sekjen yang bisa menjalankan visi misinya.

Plt Sekjen Yunus Nusi yang juga Exco PSSI serta Ketua Asprov PSSI Kaltim harus segera dikembalikan. Berdasarkan Statuta PSSI pasal 61 ayat 4 ditegaskan Sekretariat Jenderal tidak diperbolehkan menjadi delegasi Kongres PSSI atau anggota dari Badan PSSI.

"Ketua Umum PSSI punya prioritas untuk memilih sekjen meskipun ada opsi mendengarkan saran dan masukan dari Exco," tutupnya.

Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Bhayangkara
20
13
4
3
27
14
13
43
2
Arema
20
11
8
1
27
13
14
41
3
Persib
20
12
4
4
27
13
14
40
4
Persebaya
20
12
3
5
38
22
16
39
5
Bali United
20
11
5
4
29
15
14
38
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas