Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Superskor

PSSI Bukan Aktor Utama Buruknya Prestasi Timnas Indonesia

Mantan pelatih Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, menilai PSSI seharusnya tidak sepenuhnya harus disalahkan atas buruknya prestasi timnas Indonesi

Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Husein Sanusi
zoom-in PSSI Bukan Aktor Utama Buruknya Prestasi Timnas Indonesia
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini saat ditemui di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (1/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM – Mantan pelatih Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, menilai PSSI seharusnya tidak sepenuhnya harus disalahkan atas buruknya prestasi timnas Indonesia. 

Peringkat Timnas Indonesia dalam satu dekade terus mengalami penurunan hingga anjlok ke peringkat 173 ranking FIFA.

Posisi timnas Indonesia yang terjun bebas dari semula berada masuk di 150 besar disebabkan lima kekalahan beruntun dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain itu, timnas Indonesia kesulitan untuk berprestasi di turnamen internasional, bahkan setingkat ASEAN.

Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini saat ditemui di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (1/11/2019).
Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini saat ditemui di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (1/11/2019). (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

Prestasi terbaik timnas Indonesia di tingkat ASEAN dalam 10 tahun terakhir adalah menjadi runner-up Piala AFF 2010 dan 2016.

PSSI kemdian banyak disalahkan atas penurunan peringkat timnas Indonesia di ranking FIFA karena dianggap tak jelas untuk membuat program pembangunan timnas Indonesia.

Apalagi dalam satu dekade juga PSSI lebih sering berkutat kepada masalah internal sehingga dinilai kurang mengurusi nasib timnas Indonesia.

Berita Rekomendasi

Namun, Fakhri Husaini punya pandangan berbeda terkait kinerja PSSI yang dinilai buruk.

Menurutnya, prestasi buruk sepak bola nasional tidak menjadi tanggung jawab PSSI sepenuhnya.

Baca: Prediksi Line Up Liverpool vs Crystal Palace Liga Inggris, Mohamed Salah Dipastikan Bisa Tampil

Baca: Prediksi Line Up Manchester United vs Sheffield Liga Inggris, Solskjaer Masih Percaya De Gea

Fakhri berpendapat bahwa wajah sepak bola Indonesia kini dibentuk juga oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sepak bola Indonesia.

"Sepak bola itu tidak sepenuhnya jadi bebannya PSSI," ucap Fakhri dari Youtube Hanif & Rendy Show.

"Kalau bicara sepak bola, seluruh stakeholder itu harus ikut bertanggung jawab terhadap prestasi sepak bola nasional. Stakeholder sepak bola itu siapa saja, ya pemerintah, wasit, termasuk suporter juga," ujarnya lagi.

Pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaini dan Bagus dalam konferensi pers pascalaga kontra Korea Utara, Minggu (10/11/2019). Tribunnews/Abdul Majid
Pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaini dan Bagus dalam konferensi pers pascalaga kontra Korea Utara, Minggu (10/11/2019). Tribunnews/Abdul Majid (tribunnews.com/abdul majid)

Fakhri berpendapat bahwa dalam pelaksanaan sepak bola di Indonesia, hasil pertandingan tidak pernah ditentukan hanya dengan pertarungan 11 versus 11 pemain di tengah lapangan.

"Pertanyaan saya apakah liga kita sudah mampu melahirkan kompetisi yang hasil pertandingannya tidak ditentukan oleh faktor lain selain 11 pemain yang bertanding," tanyanya.

Karyawan PT Pupuk Kaltim itu menyebutkan satu kasus yang kerap terjadi di Indonesia, yakni banyak tim di Indonesia yang hanya jago kandang.

Sebagian besar tim seakan selalu mendapat jaminan kemenangan ketika berlaga di markasnya sendiri, tetapi tak bisa menunjukkan taji ketika sedang berkunjung ke kandang musuh.

Kehadiran suporter tentu menjadi faktor penentu utama dalam kasus-kasus demikian.

Baca: Masih Tak Percaya, Juergen Klopp Kaget dengan Pencapaian Hebat Liverpool

Baca: Menang Telak atas Burnley, Manchester City Sudah Ditunggu Liverpool

Akibatnya, para pemain tersebut tidak pernah merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya yang tidak dipengaruhi faktor-faktor lain di luar lapangan.

"Artinya ketika pemain-pemain dari klub ini digabung untuk membentuk sebuah tim nasional yang tangguh, mereka kan tidak terbiasa dengan pertandingan sesungguhnya di klub," tutur Fakhri.

"Saya nggak bisa menyalahkan siapapun, tapi ada peran stakeholder lain yang tanpa disadari ikut membentuk sepak bola kita seperti ini," tandasnya. (Hugo Hardianto Wijaya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Fakhri Husaini Sebut Buruknya Prestasi Timnas Indonesia Bukan Cuma Beban PSSI

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
18
11
7
0
31
13
18
40
2
Persebaya
17
11
4
2
22
13
9
37
3
Persija Jakarta
18
10
4
4
28
18
10
34
4
Bali United
17
8
4
5
25
16
9
28
5
Arema
17
8
4
5
27
21
6
28
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas