Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Piala Dunia U20

Presiden Jokowi Tunjuk Menpora Jadi Ketua Panitia Piala Dunia U-20 2021

Rapat memutuskan untuk membentuk panitia penyelenggara, Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (Inafoc).

Presiden Jokowi Tunjuk Menpora Jadi Ketua Panitia Piala Dunia U-20 2021
kemenpora.go.id
Menpora Zainudin Amali menginginkan Liga Berjenjang Kemenpora menjadi fondasi kuat untuk pembinaan pemain muda di seluruh Indonesia. Itulah pesan yang ditekankan oleh Menpora saat membuka acara Kongkow Virtual Liga Berjenjang Kemenpora di Situation Room, Lantai 9, Kemenpora, Jakarta, Senin (15/6/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membeberkan hasil internal rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo terkait persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021.

Dalam rapat yang juga dihadiri Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menko PMK Muhadjir Effendy itu memutuskan untuk membentuk panitia penyelenggara, Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (Inafoc).

Menpora Zainudin Amali ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk memimpin kepanitiaan tersebut.

Baca: Soal Persiapan Stadion Piala Dunia U-20, Gatot Minta PSSI Tak Lompati Kemenpora

“Sore ini saya mau sampaikan hasil internal rapat terbatas yang dipimpin langsung pak Presiden yang membahas penyelenggara Piala dunia U-20 2021,” kata Zainudin Amali di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

“Pertama adalah seluruh pembiayaan akan dilakukan melalui APBN maka bentuk panitia penyelenggara yang di situ ada unsur pemerintah, yakni membentuk Inafoc,”

“Keputusan rapat tadi, Inafoc langsung dipimpin oleh Menteri yang membidangi yakni Menteri Pemuda dan Olahraga, kemudian infrastruktur itu ditangani Menteri PUPR dan persiapan timnas di bawah tanggung jawab ketum PSSI,” jelasnya.

Dalam Ratas tadi juga memutuskan agar Kementerian PUPR untuk bisa mengerjakan revitalisasi atau pembangunan fasilitas enam Stadion yang sebelumnya sudah dibeberkan oleh PSSI.

Pemerintah berinisiatif melakukan ini karena untuk mengejar pengerjaan yang waktunya tak lama lagi, pasalnya FIFA belum memberikan enam rekomendasi Stadion.

“Di samping itu juga tentang venue, tempat pertandingan, tadi diputuskan karena kalau kita menunggu keputusan dari FIFA itu masih lama, sementara kementerian PUPR membutuhkan waktu baik pengerjaan atau persiapan administrasi,”

“Tendernya saja paling tidak 2 bulan, belum lagi pengerjaan administrasinya, maka tadi sudah diputuskan kalau toh ada perubahan itu akan segera disesuaikan dengan keputusan FIFA,” pungkasnya.

Enam Stadion tersebut yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali).

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas