Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Target Keluaran Sekolah Sepak Bola ASIANA Sasar Liga Eropa

Agus dan Edward mencoba berkontribusi untuk sepak bola Indonesia lewat mengumpulkan bakat sepak bola usia dini terbaik di Indonesia untuk dibentuk di

Target Keluaran Sekolah Sepak Bola ASIANA Sasar Liga Eropa
wartakotalive
Edward lontoh, komisaris Asiana soccer school (kiri) dan Mahruzar Nasution, selaku direktur teknik Asiana (kanan) 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Pak Agus Gumiwang Kartasasmita punya inisiatif, beliau mengajak saya. Asal muasalnya anak kami ada di satu SSB.

Tujuannya dibentuk Asiana ini adalah pembinaan usia dini," ujar Edward Lontoh tentang latar belakang pembentukan sekolah sepak bola Asiana di Lapangan sintesis Aldiron I, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Agus dan Edward mencoba berkontribusi untuk sepak bola Indonesia lewat mengumpulkan bakat sepak bola usia dini terbaik di Indonesia untuk dibentuk di Asiana.

Bagi anak yang lulus seleksi hasil dari hasil pencarian bakat oleh tim Asiana akan dilatih dan dibiayayai langsung oleh Asiana.

Pencarian bakat dilakukan di setiap turnamen usia dini. Walaupun saat ini, tim scouting (pencarian bakat) belum ada di setiap daerah, namun Asiana tetap membuka jalan bagi setiap talenta usia dini jika ingin trial untuk masuk Asiana, dan selama di Asiana akan dibiayayai oleh Asiana.

Standar seleksinya pun tergolong mudah, dari usia sembilan hingga 12 tahun dan lolos dari segi fisik, teknik, strategi dan karakter saat trial.

Waktu trial anak saat tes masuk Asiana sekira satu bulanan. Bagi yang lolos seleksi dan mampu menjaga performa akan dilatih di Asiana hingga usia 16 tahun.

"Tidak mudah, kami sangat ketat,mereka harus bersaing. Kami ada sistem evaluasi berkala, pemain ada raportnya. Jika memang kalah bersaing maka kami akan kembalikan mereka ke SSB atau orangtuanya, karena proses pencarain terus berlanjut," tambah Edward.

Dengan disiplin dan ketatnya persaingan, Edward berharap Asiana dapat menghasilkan pemain yang nantinya akan berkarir si sepak bola Eropa.

"Masyarakat Indonesia ratusan juta. Masak kita kalah dengan Jepang yang pemainnya bisa menembus sepak bola Eropa. Itu yang kita kejar. Kami juga mulai merintis jaringan ke luar untuk anak-anak ini," tutup Edward.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas