Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Panpel PSIS Semarang Siapkan Tempat untuk Swab PCR Test Saat Gelar Pertandingan Liga 1 di Semarang

Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang, melakukan penjajakan dengan RSUD Wongsonegoro, Semarang untuk swab PCR test

Panpel PSIS Semarang Siapkan Tempat untuk Swab PCR Test Saat Gelar Pertandingan Liga 1 di Semarang
tribun jateng
Danur Rispriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang, melakukan penjajakan dengan RSUD Wongsonegoro, Semarang untuk swab PCR test saat menggelar pertandingan Liga 1 di Semarang.

Sekedar informasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memberikan beberapa syarat kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 bergulir. Satu di antaranya yakni pemain, jajaran pelatih dan official tim harus menjalani swab test sepanjang kegiatan berlangsung beberapa hari sekali. 

Ketua Panpel PSIS, Danur Rispriyanto mengatakan saat menggelar pertandingan home dalam lanjutan Liga 1 2020 nanti, pihak Panpel dibebani tanggung jawab melakukan pemeriksaan swab.

Ia menyebut, berdasarkan perkiraan, minimal ada 200 orang yang terlibat di dalam stadion setiap kali menggelar pertandingan.

"Yang dilakukan adalah swab, karena rapid tidak digunakan. Dipertanyakan juga ke badan liga, karena dalam manager meeting dijelaskan bahwa menjadi tanggung jawab klub. Padahal kalau minimal 200 orang, rapidnya saja bisa sekian juta. Itu untuk swab pasti dengan biaya yang sangat tinggi," kata Danur, Rabu (29/7/2020).

Adapun menurut informasi terbaru, Gugus Tugas Covid-19 akan memberikan bantuan tea swab untuk klub peserta Liga 1 saat bergulir nantinya.

Saat ini, pihak Panpel sudah melakukan penjajakan kerjasama dengan faskes di Kota Semarang, yaitu RSUD Wongsonegoro.

"Kami sudah berkoordinasi dengan RSUD. Cuma RSUD itu memakan waktu minimal dua hari. Kan tidak memungkinkan. Itu padahal yang punya alat cuma RSUD. Padahal mereka sehari ada sekian ratus atau ribu untuk mengetes spesimennya.

"Padahal kita main itu seminggu tiga kali. Datangnya kapan, ngetesnya kapan, itu kan membutuhkan waktu. Itu yang menjadi catatan kami dari Panpel, kami sampaikan ke CEO untuk diteruskan ke PT. Liga," kata Danur.

Dalam kesempatan terpisah, General Manager PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" winarto mengatakan pihaknya berharap terkait swab test bisa ditanggung sepenuhnya oleh PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (LIB).

"Ya kita maunya ditanggung PSSI. Dari awal kita maunya seperti itu. Kita minta dari PSSI dari PT. Liga yang menanggung semua. Jadi kalau faskes untuk tes swab itu lewat di daerah masing-masing. Cuma biayanya kita minta ditanggung sepenuhnya," kata Liluk.

Menurutnya, belum ada keputusan pasti terkait hal tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya menunggu kepastian hingga manager meeting kembali di adakan pada Senin (3/8) mendatang.

"Manager meeting kemarin belum ada keputusan. Kan ada manager meeting lagi nanti. Kemarin belum ada keputusan tentang usulan dari tim, kesulitan dari tim terkait protokoler kesehatan, swab tes, itu belum ada keputusan dan jawaban yang jelas dari PT. Liga. Makanya mereka minta waktu sepuluh hari supaya bisa menentukan jawaban atau solusi," kata Liluk.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul .Panpel PSIS Jajaki Komunikasi dengan RSUD Wongsonegoro untuk Swab Test di Liga 1, https://jateng.tribunnews.com/2020/07/29/panpel-psis-jajaki-komunikasi-dengan-rsud-wongsonegoro-untuk-swab-test-di-liga-1.
Penulis: arief novianto
Editor: sujarwo

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas