Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Massa Otot Naik, Saddil Ramdani Merasa Tendangannya Jadi Lebih Kencang

Saddil pun merasa kini sudah ada perubahan. Berat badan turun tapi massa ototnya lebih kencang dari sebelumnya.

Massa Otot Naik, Saddil Ramdani Merasa Tendangannya Jadi Lebih Kencang
TRIBUN/DANY PERMANA
Pemain Bhayangkara FC Saddil Ramdani saat melawan Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Pertandingan berakhir imbang 2-2 antar sesama tim asal Jakarta tersebut. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyerang sayap Bhayangkara FC, Saddil Ramdani dua bulan terakhir mengaku tengah menjalani program pengurusan badan dengan cara gym.

Program tersebut ia lakukan selain untuk mendapatkan tubuh lebih atletis, bertujuan juga untuk menunjang penampilannya saat bertanding.

Saddil pun merasa kini sudah ada perubahan yang signifikan pada tubuhnya setelah menjalani program tersebut.

Berat badan turun tapi massa ototnya lebih kencang dari sebelumnya.

“Kalau sekarang masuk dua bulan lebih (program gym). Sudah ada perubahan, masa otot agak padat dikit lah, berat turun massa otot naik. Yang paling kelihatan itu di bagian lengan, dada sama bagian perut,” kata Saddil kepada Tribunnews saat ditemui di Mess Bhayangkara FC, Rabu (5/8/2020).

Baca: Jalani Program Pengurusan Badan, Saddil Ramdani Lakukan Hal Ini Tiap Hari

Penyerang sayap Bhayangkara FC, Saddil Ramdani saat menjalani latihan mandiri (gym) di Mess Bhayangkara FC, Jakarta, Rabu (5/8/2020).
Penyerang sayap Bhayangkara FC, Saddil Ramdani saat menjalani latihan mandiri (gym) di Mess Bhayangkara FC, Jakarta, Rabu (5/8/2020). (Tribunnews/Abdul Majid)

Setelah menjalani program tersebut, Saddil yang sudah menjalani latihan mandiri bersama para pemain Bhayangkara FC mengatakan sangat terasa perbedaannya.

Perubahan massa ototnya pun dikatakan Saddil menunjang kinerjanya yang berposisi sebagai penyerang sayap; identik dengan lari cepat dan sepakannya yang keras.

“Saddil tidak merasa badan lebih kaku karena gym. Lari juga tidak berat. Kemarin sudah sempat dicoba, lari masi sama (kencang). Malah ada perubahan di tendangan kayaknya agak sedikit lebih kencang,” jelasnya.

Baca: Mulai Bete, Saddil Ramdani Heran pada Ketidakjelasan Liga di Indonesia

Penyerang sayap Bhayangkara FC, Saddil Ramdani saat menjalani latihan mandiri (gym) di Mess Bhayangkara FC, Jakarta, Rabu (5/8/2020).
Penyerang sayap Bhayangkara FC, Saddil Ramdani saat menjalani latihan mandiri (gym) di Mess Bhayangkara FC, Jakarta, Rabu (5/8/2020). (Tribunnews/Abdul Majid)

Sembari menunggu jadwal latihan resmi dari manajemen Bhayangkara FC, pemain yang kerap membela Timnas Indonesia itu pun kini ikut latihan mandiri bersama Indra Kahfi dkk. di Stadion PTIK, Jakarta.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 bakal digelar kembali pada 1 Oktober mendatang. Satgas Covid-19 pun telah memberikan lampu hijau, hanya saja pertandingan harus digelar tanpa penonton.

Tak hanya itu, untuk menghindari kluster penyebaran baru di Liga 1, penerapan protokol kesehatan jadi hal yang wajid dilakukan klub-klub Liga 1, salah satunya menjalani swab test dan karantina pemain sebelum akhirnya menggelar latihan resmi dan pertandingan.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas