Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Yusuf Zulfikar, Dokter Bhayangkara FC yang Rela Sisihkan Uangnya Demi Tumbuhnya Bibit Sepakbola

Ia bersama para pemuda di Banggai Kepulauan bahu membahu membuat lapangan sepakbola menjadi layak digunakan.

Yusuf Zulfikar, Dokter Bhayangkara FC yang Rela Sisihkan Uangnya Demi Tumbuhnya Bibit Sepakbola
Dok: Bhayangkara FC
Dokter tim Bhayangkara FC, Muhammad Yusuf Zulfikar saat bertugas memperhatikan para pemain Bhayangkara FC yang tengah berlatih di Stadion PTIK Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dokter tim Bhayangkara FC, Muhammad Yusuf Zulfikar punya kepedulian tinggi terhadap perkembangan sepakbola Indonesia.

Hal itu ia tunjukkan saat dirinya kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Dokter Yusuf yang memang sangat menyukai sepakbola sejak kecil merasa miris melihat kondisi lapangan sepakbola di tanah kelahirannya tidak terurus, bahkan kerap digunakan untuk acara lain di luar sepakbola.

Baca: Dokter Tim Bhayangkara FC Nilai Sepatutnya Liga 1 Terapkan Protokol Kesehatan Ala Timnas Indonesia

Alhasil, anak-anak remaja yang bermain bola di sana pun bermain ala kadarnya.

Pria yang pernah menjadi Dokter di Timnas Indonesia U-19 itu pun langsung turun tangan.

Ia bersama para pemuda di Banggai Kepulauan bahu membahu membuat lapangan sepakbola menjadi layak digunakan.

“Awal saya datang itu saya lihat anak-anak main bola tapi lima lawan lima. Soalnya di tengah lapangan itu ada di tiang. Jadi lapangan sepakbola di tempat saya itu dipakai untuk acara apa pun,” cerita Dokter Yusuf dalam program bincang santai di Superball Live, Rabu (5/8/2020).

Baca: Pernyataan Bernada Meremehkan Corona dari Indira Kalistha Disentil Dokter Yusuf: Peka Dong!

“Terus saya bilang sama teman-teman saya. Ayo kita buat lapangan ini bagus lagi, saya sisihkan uang saya buat ini. Saya bicara ke pengurus lapangan yang ada di Pemda kalau kami ingin lapangan ini bagus lagi,” sambungnya.

Setelah mendapatkan izin, Dokter Yusuf bersama rekan-rekannya mulai merapikan area lapangan, mulai dari mendatangkan alat berat untuk meratakan tanah hingga memotong rumput secara manual.

Halaman
12
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas