Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seydou Diakite dan Andreas Kossounou Jaga Kebugaran Tampil di Ajang Tarkam

Seydou Diakite asal negara Mali, dan Andreas Kossounou dari Pantai Gading membawa timnya lolos ke partai semifinal turnamen tarkam

Seydou Diakite dan Andreas Kossounou Jaga Kebugaran Tampil di Ajang Tarkam
wartakotalive
Seydou Diakite asal negara Mali (kanan) dan Andreas Kossounou dari Pantai Gading (kiri) 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Wajah bahagia tercermin di keduanya. Baru saja, dua sosok pemain asing ini yaitu Seydou Diakite asal negara Mali, dan Andreas Kossounou dari Pantai Gading membawa timnya lolos ke partai semifinal turnamen tarkam di salah satu wilayah di Tangerang.

Meski lapangan becek akibat sisa hujan kemarin, keduanya punya andil besar untuk memenangkan timnya.

Seydou Diakite terakhir bermain untuk Perseru Serui, sedangkan Andreas pernah bermain untuk Martapura FC di Piala Presiden tahun 2018 silam.

Namun keduanya kini mengandalkan kompetisi tarkam untuk menjaga kebugaran dan mencari uang makan.

Bagaimana tidak, keduanya tak punya klub saat ini. Sebagai pemain asing, hanya Liga 1 lah tempat yang wajib mereka tembus.

"Sekarang masuk Liga 1 susah. Kami main tarkam jaga kondisi dan cari makan. Kalau untuk Liga 2, pemain asing kan tidak boleh main. Jadi lewat tarkam, kami bisa menjaga kondisi dan semoga ke depan bisa menembus klub-klub Liga 1 Indonesia," ucap Seydou Diakite, Kamis (3/12/2020).

Lanjutnya, saat ini ada pelatih-pelatih Liga 1 Indonesia yang melirik ia dan rekannya, meski harus tes, ia dan temannya siap unjuk gigi.

Seydou Diakite sendiri telah di Indonesia sejak 2017 lalu, dan dirinya hendak menjadi warga Indonesia bahkan ingin membela timnas suatu saat nanti.

Hal senada diutarakan oleh Andreas, dimana ia berharap dapat segera punya klub ke depannya.

"Tarkam hanya untuk menjaga kondisi. Tapi kalau sudah punya klub, harus fokus pada klub, tidak di tarkam," tutupnya.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas