Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Bagas Sosok Abang yang Dewasa Sering Memberikan Masukan kata Bagus Kahfi

Dua pesepak bola muda asal Indonesia yang mencuri perhatian sejak 2018 lalu adalah Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Bagas Sosok Abang yang Dewasa Sering Memberikan Masukan kata Bagus Kahfi
wartakotalive
Bagus Kahfi, penyerang muda Indonesia yang kini bergabung bersama FC Utrecth, di Liga Belanda 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua pesepak bola muda asal Indonesia yang mencuri perhatian sejak 2018 lalu adalah Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi

Keduanya adalah saudara kembar yang membela timnas Indonesia di Piala AFF U-16 tahun 2018 lalu.

Keduanya pun selalu menjadi rekan dalam satu tim, hingga terakhir terpisah karena sang adik, Bagus Kahfi direkrut oleh FC Utrecth, di Liga Belanda, sedangkan Bagas Kaffa tetap di Barito Putra.

Baru-baru ini, Bagus Kahfi pun curhat soal sosok abangnya saat ditemui Warta Kota di Jakarta.

"Kami selalu mendukung satu sama lainnya. Dia (Bagas) selalu support saya habis-habisan. Kami juga sudah punya pikiran masing-masing soal karier ke depannya," tutur Bagus.

Bagus menjelaskan, meski ingin bersama untuk memperkuat satu tim, keduanya menyadari akan tiba saatnya ada perpisahan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Saling mendukung pun selalu menjadi yang utama.

Lucunya, Bagus membocorkan cara keduanya untuk menciptakan chemistry kala berada di satu tim dulunya.

"Menurut saya, kami saling mendukung dengan cara berhantam. Kami di lapangan itu maki-makian. Itu yang membuat chemistry kami terbangun. Meski saling maki-makian, tapi kami sadar itu positif untuk kami berdua," tuturnya.

Bagus pun merinci maksud kata-katanya.

Bagas Kaffa
Bagas Kaffa (media pssi)

Menurutnya, maki-makian muncul kala salah satu diantara dia dan abangnya ada melakukan kesalahan yang mampu merugikan timnya.

"Saya sih yang paling sering dimarahi oleh abang. Kan posisi saya penyerang, dia pemain bertahan. Saya sering terlambat membantu dia. Saat itu juga saya menerima amarahnya," ujar mantan top skor Piala AFF U-16 tahun 2018 ini.

Meski sering mendapat amarah dari sang abang, Bagus memahami semuanya adalah untuk kebaikannya.

Lanjut Bagus, Bagas adalah sosok abang yang dewasa, sering memberikan masukan dan menjadi orang pertama yang hadir untuk membantunya.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
29
20
6
3
50
18
32
66
2
Borneo FC
29
21
3
5
61
28
33
66
3
Persija
30
19
5
6
56
26
30
62
4
Bhayangkara FC 
29
14
5
10
39
34
5
47
5
Malut United
29
13
7
9
54
41
13
46
Berita Populer
Atas