Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Piala Menpora 2021

Piala Menpora 2021, Sengaja Gelar Nobar Siap-Siap Kena Sanksi

Kelancaran prokes di Piala Menpora 2021 jadi syarat untuk bisa menggulirkan Liga 1 2021 dan Liga 2 2021 pada Juni mendatang.

Piala Menpora 2021, Sengaja Gelar Nobar Siap-Siap Kena Sanksi
Tribunnews/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali saat menjelaskan kedatangan Raffi Ahmad dan Hamka Hamzah serta Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (24/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelaku sepakbola Indonesia kini bisa bernapas lega, pasalnya setelah hampir satu tahun lamanya kegiatan sepakbola profesional Indonesia terhenti, di bulan depan kegiatan tersebut akan kembali bergulir.

Pihak Kepolisian memberikan izin perhelatan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang diadakan pada 20 Maret – 25 April 2021 setelah mendengar paparan secara teknis bagaimana pertandingan bergulir di tengah pandemi Covid-19.

Akan tetapi, ajang tersebut tetap menjadi syarat untuk bisa menggulirkan Liga 1 2021 dan Liga 2 2021 pada Juni mendatang.

Baca juga: Ramai Kabar Ezechiel NDouassel Balik ke Persib Bandung, Ini Kata Bhayangkara Solo FC

Apabila komitmen penerapan protokol kesehatan tidak berjalan baik, kemungkinan besar pihak Kepolisian tidak memberikan izin kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali yang turut membantu turunnya izin dari Kepolisian, tak bosan-bosan mengingatkan kepada masyarakat atau suporter klub-klub untuk tak hadir ke Stadion atau mengadakan nonton bareng.

Dikatakan Menpora, larangan itu juga jadi sorotan pihak Kepolisian yang tak ingin terjadi kerumunan saat pertandingan berlangsung entah itu berkumpul di area Stadion atau mengadakan nonton bareng.

Baca juga: Bursa Transfer Persib, Bos Maung Bilang Ada yang Cari Panggung, Pemain Ini Pengganti Omid Nazari?

“Nobar (pelarangan) jadi komitmen kami, jadi tidak boleh ada nobar. Kecuali di rumah ada bapak, anak, keponakan tapi di rumah,” kata Menpora, Rabu (24/2/2021)

“Kami harapkan dengan komitmen yang sudah disampaikan suporter, saya pegang komitmen itu dan percaya suporter akan penuhi janji dan komitmen. Kita berharap. Intinya tidak ada nobar dalam bentuk apapun,” jelasnya.

Lebih lanjut politikus Golkar menyebut pihak Kepolisian juga sudah menginstruksikan kepada jajarannya yang ada di daerah-daerah untuk memantau komitmen masyarakat atau suporter.

Baca juga: Kode dari Eks-Gelandang Liverpool ke Persib, Serius atau Cuma Goda Maung yang Lagi Krisis Pemain?

Bahkan, tindakan tegas siap dilakukan apabila ada kerumunan nonton bareng turnamen Piala Menpora 2021.

“Kepolisian akan menerapkan yang sudah diberlakukan di daerah. Akan jalan dengan itu pokoknya, orang yang berkerumun dibubarkan dan siapa yang sengaja sanksinya ada,” kata Menpora.

“Pada saat rakor tidak ada panduan tapi saya percaya sudah ada turunan panduan itu sampai ke Polsek seluruh Indonesia,” katanya.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas