Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Timnas Indonesia

Shin Tae-yong bilang Pemain Indonesia Makannya Sedikit Selain Malas Lakukan Tambahan Sendiri

Selain faktor malasnya melakukan latihan tambahan, manajer pelatih Shin Tae-yong juga membeberkan kebiasaan buruk pemain Timnas

Shin Tae-yong bilang Pemain Indonesia Makannya Sedikit Selain Malas Lakukan Tambahan Sendiri
Tribunnews/Abdul Majid
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat diwawancarai terkait persiapan TImnas Indonesia jelang berlaga di tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (11/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selain faktor malasnya melakukan latihan tambahan, manajer pelatih Shin Tae-yong juga membeberkan kebiasaan buruk pemain Timnas Indonesia lainnya, sedikit makan.

Hal itu ia katakan dalam acara pelepasan para pemain Timnas Indonesia ke UEA guna melakoni tiga laga sisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G.

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada Evan Dimas dkk di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5/2021).
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada Evan Dimas dkk di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5/2021). (tribunnews.com/abdulmajid)

“Untuk punya mental kuat perlu juga fisik kuat kalian harus mewujudkannya dengan banyak makan. Tapi sekarang saja saya lihat kalian makannya sedikit. Dengan makan seperti ini kalian tidak akan punya stamina main 90 menit,” kata Shin Tae-yong, Jumat (14/5/2021).

Padahal menurut Shin Tae-yong asupan makanan sangat berpengaruh ke fisik dan mental.

Jika kondisi fisik sudah capek dalam pertandingan maka mental bertanding pemain juga menurut, begitu pun konsentrasi. Ujung-ujungnya pemain bakal kerap melakukan kesalahan.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyaksikan langsung agenda latihan timnas U-19 Indonesia yang dipimpin oleh Shin Tae-yong pada Agustus 2020.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyaksikan langsung agenda latihan timnas U-19 Indonesia yang dipimpin oleh Shin Tae-yong pada Agustus 2020. (pssi.org)

Untuk itu, Shin Tae-yong bakal kembali menempa fisik para pemain begitu tiba di Uni Emirat Arab.

“Sepakbola itukan 90 menit, kalau fisik menurun otomatis mental menurun. Mental menurun maka konsentrasi menurun dan akan mudah untuk membuat kesalahan. Jika mental dan fisik kalian bagus maka kemampuan kalian akan meningkat,” ujar Shin Tae-yong.

“Rasa capek itu harus dilawan. Itu yang akan membentuk mental kalian. Kalau diberi materi latihan yang intensitasnya tinggi dan membuat kalian capek, atau latihan harus menggunakan energi lebih, itu harus dijalani,” jelasnya.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bertemu dengan Asnawi Mangkualam selepas laga antara Ansan Greeners dan Jeonnam Dragons pada Liga Korea 2.
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bertemu dengan Asnawi Mangkualam selepas laga antara Ansan Greeners dan Jeonnam Dragons pada Liga Korea 2. (INSTAGRAM.COM/SHINTAEYONG777)

Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan itu percaya, pesepakbola Indonesia punya potensi untuk bisa bermain di klub-klub luar negeri.

Hanya saja kebiasaan buruk yang masih dilakukan menghambat mereka untuk berkembang sehingga tak bisa bersaing dengan pemain-pemain di luar negeri yang punya fisik dan mental bagus.

Menpora Zainudin Amali saat berbincang dengan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di Stadiob Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5/2021).
Menpora Zainudin Amali saat berbincang dengan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di Stadiob Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5/2021). (tribunnews.com/abdulmajid)

“Kalian cukup bisa main di luar negeri, tapi dari sekarang harus bisa mengubah minimal sedikit saja, untuk punya mental dan fisik yang kuat, dan setiap pertandingan kalian harus punya pikiran, kalau kita tidak bunuh lawan, maka kita yang mati. Dengan mental seperti itu maka tinggal mengikuti latihan yang baik,” pungkasnya.

Baca juga: Shin Tae-yong Melihat Kebiasaan Pemain Indonesia yang Malas Lakukan Latihan Pribadi atau Tambahan

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas