Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Euro 2020

Hasil Undian 16 Besar Euro 2020: Inggris vs Jerman Laga Klasik Beda Misi, Saksikan di Mola TV

Hasil undian 16 besar Euro 2020 dipastikan akan menghadirkan laga klasik beda misi yang mempertemukan antara Inggris kontra Jerman.

Hasil Undian 16 Besar Euro 2020: Inggris vs Jerman Laga Klasik Beda Misi, Saksikan di Mola TV
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Gelandang Inggris Jordan Henderson (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021. Inggris akan berhadapan dengan Jerman di babak 16 besar Euro 2020, pertandingan ini bisa disebut laga klasik beda misi. JUSTIN TALLIS / POOL / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil undian 16 besar Euro 2020 dipastikan akan menghadirkan laga klasik yang mempertemukan antara Inggris kontra Jerman.

Pertandingan babak 16 besar Euro 2020 antara Inggris vs Jerman akan dilangsungkan di Stadion Wembley, Selasa (29/6/2021) mendatang.

Pertemuan Inggris vs Jerman akan menjadi duel kedelapan kedua tim dalam turnamen besar dalam sejarah.

Catatan tersebut menjadi rekor tersendiri khususnya bagi Inggris yang saat ini dibesut Gareth Southgate.

Baca juga: Analisa Peluang 16 Besar Euro 2020: Portugal Terhimpit, Laga Mulus Belanda & Potensi Kuda Hitam

Inggris tercatat paling banyak melawan tim Jerman dalam berbagai kejuaraan bergengsi dalam sejarah sepak bola mereka.

Terakhir kali Inggris mampu menyingkirkan Jerman di babak sistem gugur dalam turnamen besar tepatnya pada final Piala Dunia 1966.

Alhasil pertemuan dini antara Inggris kontra Jerman diprediksi akan berjalan sengit dan menarik mengingat aura gengsi antar kedua tim.

Laga antara Inggris melawan Jerman juga memiliki makna bahwa duel tersebut bertajuk pertandingan klasik beda misi.

Sebagaimana misal Inggris yang mengusung misi besar untuk memboyong gelar juara Euro perdana ke tanah asal mereka.

Dalam sejarah penyelenggaraan Euro, Inggris tercatat memang belum pernah menjadi juara.

Bahkan untuk mencapai final perdana saja terasa sulit bagi Inggris sejak digelarnya Euro pertama kali pada tahun 1960 silam.

Baca juga: Jadwal 16 Besar Euro 2021 - Belgia vs Portugal, Inggris vs Jerman, Italia vs Austria Pekan Ini

Alhasil turnamen Euro edisi kali ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan impian mereka memboyong gelar juara yang selama ini mereka idamkan.

Didukung kekuatan besar berupa pemain berkualitas pada generasi emasnya, peluang Inggris terbuka lebar.

Nama-nama seperti Harry Maguire, Harry Kane, Mason Mount, Rahem Sterling, Phil Foden, hingga Bukayo Saka bisa menjadi tulang punggung tim berjuluk The Three Lions tersebut.

Gelandang Inggris Jordan Henderson (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021.
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Gelandang Inggris Jordan Henderson (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya sebelum gol tersebut dinyatakan offside dalam pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021. JUSTIN TALLIS / POOL / AFP (JUSTIN TALLIS / POOL / AFP)

Hanya saja memang jalan terjal terlihat dijalani Inggris dalam mengarungi turnamen kali ini.

Keberhasilan Inggris lolos ke babak 16 besar sendiri diwarnai rekor yang mengkhawatirkan meskipun berstatus sebagai juara grup.

Meskipun berhasil lolos dengan status juara grup dengan perolehan tujuh poin, Inggris menjadi tim dengan produktifitas gol terendah dalam sejarah.

Dilansir Opta, Inggris tercatat berhasil memuncaki grup dalam kejuaraan Eropa sebanyak tiga kali tepatnya pada tahun 1996, 2012, dan 2020.

Hanya dengan mencetak dua gol saja, Inggris adalah tim dengan skor terendah yang pernah menyelesakan grup dengan status pemuncak klasemen.

Rekor baru yang terlihat memprihatinkan tersebut tentu menjadi PR besar bagi Southgate jika ingin terus bertahan dalam gelaran Euro edisi kali ini.

Dengan potensi lawan yang semakin berat pada babak sistem gugur tentu Southgate harus berpikir lebih keras untuk mempertajam serangan Inggris.

Dan laga melawan Jerman akan menjadi ujian tersendiri bagi lini depan Inggris dalam membobol gawang lawan.

Gelandang Jerman Toni Kroos (tengah) mengontrol bola selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Jerman dan Hungaria di Allianz Arena di Munich pada 23 Juni 2021.
Gelandang Jerman Toni Kroos (tengah) mengontrol bola selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Jerman dan Hungaria di Allianz Arena di Munich pada 23 Juni 2021. (CHRISTOF STACHE / POOL / AFP)

Sementara itu, misi berbeda diusung oleh Jerman yang tercatat telah tiga kali berhasil menjadi juara Euro.

Tugas khusus seakan menjadi beban bagi para punggawa Jerman dalam partisipasinya mengikuti turnamen Euro 2020 yang akan digelar pada tahun ini.

Tantangan khusus yang dimaksud yakni perihal kado terindah sebagai salam perpisahan kepada pelatih mereka, Joachim Loew.

Baca juga: Euro 2020: Pedulikan Jerman, Jurgen Klopp Soroti Skema Formasi Tiga Bek ala Joachim Loew

Seperti yang diketahui Joachim Loew telah mengeluarkan keputusan penting terkait karier kepelatihannya bersama Timnas Jerman.

Pria asli Jerman itu telah menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Jerman tepat setelah gelaran Euro 2020.

Joachim Loew mengundurkan diri setelah berkarier selama 17 tahun bersama Timnas Jerman.

Pemain depan Jerman Kai Havertz (kanan) meninggalkan lapangan dengan ucapan selamat oleh pelatih Jerman Joachim Loew selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Portugal dan Jerman di Allianz Arena di Munich, Jerman, pada 19 Juni 2021.
Pemain depan Jerman Kai Havertz (kanan) meninggalkan lapangan dengan ucapan selamat oleh pelatih Jerman Joachim Loew selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Portugal dan Jerman di Allianz Arena di Munich, Jerman, pada 19 Juni 2021. (PHILIPP GUELLAND / POOL / AFP)

Rinciannya Joachim Loew mengabdi selama dua tahun sebagai assisten pelatih Timnas Jerman kala dibesut Jurgen Klinsmann.

15 tahun sisanya dihabiskan Joachim Loew sebagai juru taktik utama Timnas Jerman.

Momen mundurnya Joachim Loew dari jabatan sebagai pelatih Timnas Jerman tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Der Panzer.

Performa terbaik yang diperlihatkan para punggawa Timnas Jerman tak lain agar Joachim Loew mendapatkan kado perpisahan terbaik nantinya.

Keseruan laga Inggris vs Jerman juga dapat anda saksikan secara langsung LIVE Mola TV, Selasa (29/6/2021) pukul 23.00 WIB.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas