Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Italia

Inzaghi & Conte Miliki Kesamaan Filosofi Taktis, De Vrij Tak Sabar Lanjutkan Kejayaan Inter Milan

De Vrij menyebut keduanya baik Inzaghi dan Conte bekerja dengan formasi 3-5-3 pada setiap pertandingan yang dilakoninya.

Inzaghi & Conte Miliki Kesamaan Filosofi Taktis, De Vrij Tak Sabar Lanjutkan Kejayaan Inter Milan
FILIPPO MONTEFORTE / AFP
Pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte (kiri) memberi selamat kepada pelatih Italia Lazio Simone Inzaghi (kanan) saat penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku meninggalkan lapangan pada akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Lazio vs Inter pada 4 Oktober 2020 di stadion Olimpiade di Roma - De Virj menyebut keduanya baik Inzaghi dan Conte bekerja dengan formasi 3-5-3 pada setiap pertandingan yang dilakoninya. 

Lebih lanjut, Inzaghi dinilai memiliki filosofi taktis seperti nahkoda Nerazzurri sebelumnya.

Keduanya baik Inzaghi dan Conte bekerja dengan formasi 3-5-3 pada setiap pertandingan yang dilakoninya.

Ekspresi Simone Inzaghi saat menjadi pelatih Lazio, menjelang dimulainya laga final Coppa Italia melawan Juventus di Stadion Olimpico, Roma, (17/5/2017). ANDREAS SOLARO/AFP/BOLASPORT.COM
Ekspresi Simone Inzaghi saat menjadi pelatih Lazio, menjelang dimulainya laga final Coppa Italia melawan Juventus di Stadion Olimpico, Roma, (17/5/2017). ANDREAS SOLARO/AFP/BOLASPORT.COM (Andreas Solaro/AFP/BolaSport.com)

Baca juga: Dipermanenkan AC Milan, Sandro Tonali Janji Lukis Cerita Berbeda Bersama Rossoneri

Baca juga: Panaskan Liga Italia, Lukaku Tebar Psywar: Inter Milan Penghancur Hegemoni Juventus

Permainan dengan 3 pemain belakang, 5 tengah dan 3 depan ini memudahkan para pemain Inter Milan yang tinggal meneruskan seperti musim lalu.

Terutama bagi De Vrij yang merasa cocok dengan filosofi taktis dua pelatih kenamaan tersebut.

Dirangkum dari Transfermarkt, bek berusia 29 tahun ini telah memainkan 88 pertandingan dengan sumbangsih 5 gol dan 5 assist dibawah kepelatihan Conte.

Sementara saat dipegang Inzaghi, ia mencatatkan 9 gol dan 3 assist dari 79 penampilan. 

“Sungguh luar biasa menjadi pemenang Scudetto dan kami menikmatinya, tetapi musim baru dimulai dan kami ingin mengonfirmasi status kami." ujarnya.

"Kami tidak bisa menunggu, karena kami adalah tim pemenang sekarang dan harus mengingat itu.

“Saya pikir itu adalah keuntungan bahwa Inzaghi memiliki filosofi taktis yang mirip dengan Conte, karena skuatnya kurang lebih tidak tersentuh dan kami berharap untuk melanjutkan di mana kami tinggalkan.

“Secara pribadi, saya dapat meningkatkan banyak hal dan harus membuat suara saya lebih didengar ketika memimpin pertahanan." ungkap De Vrij.

(Tribunnews.com/Ipunk)

Ikuti Berita Liga Italia Lainnya

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas