Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Inggris

Moneyball, Kunci Liverpool di Bursa Transfer, Persembahkan Gelar Liga Inggris dan Liga Champions

Moneyball ala Michael Edwards dan John W. Henry adalah kunci Liverpool di bursa transfer dan meraih gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions

Moneyball, Kunci Liverpool di Bursa Transfer, Persembahkan Gelar Liga Inggris dan Liga Champions
Alex Livesey / POOL / AFP
Manajer Liverpool Jerman Jurgen Klopp bereaksi saat peluit akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Burnley dan Liverpool di Turf Moor di Burnley, Inggris barat laut pada 19 Mei 2021/Moneyball ala Michael Edwards dan John W. Henry adalah kunci Liverpool di bursa transfer dan meraih gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions 

Di Dortmund ia punya penguasaan bola, umpan berhasil, Expected Goals bahkan penciptaan peluang per 15 menit yang lebih baik diantara dua kandidat lainnya.

Manajer Liverpool Jerman Jurgen Klopp bereaksi dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara RB Leipzig dan FC Liverpool di Puskas Arena di Budapest pada 16 Februari 2021.
Manajer Liverpool Jerman Jurgen Klopp bereaksi dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara RB Leipzig dan FC Liverpool di Puskas Arena di Budapest pada 16 Februari 2021. (ATTILA KISBENEDEK / AFP)

Baca juga: Bukan Lagi Pemain Barcelona, Nama dan Data Lionel Messi Dihapus dari Laman LaLiga Spanyol

Jadilah Klopp pelatih Liverpool.

Michael Edwards sejatinya sudah bersama Liverpool sejak era Damian Comolli, namun semua transfernya justru berakhir bencana.

Mulai dari Joe Allen, Ricky Lambert, Mario Balotelli, Christian Benteke, Lazar Markovic hingga Fabio Borini adalah contohnya.

Satu-satunya transfer yang berhasil adalah Roberto Firmino dari TSG Hoffenheim.

Ketika Michael Edwards menjadi direktur olahraga Liverpool, ia bekerjasama dengan apik bersama Klopp.

Moneyball dimulai di Liverpool.

Mohamed Salah didatangkan dari AS Roma, ini sempat memancing polemik, pasalnya, Klopp menginginkan Julian Brandt dari Bayer Leverkusen.

Setelahnya Klopp memilih menyerahkan urusan transfer kepada Edwards, gerak cepat langsung dilakukan.

Liverpool mendatangkan Sadio Mane, Gini Wijnaldum, Andy Robertson yang kemudian menjadi kunci juara Liga Champions dan Liga Inggris untuk Liverpool.

Michael Edwards punya perhitungan sangat teliti, ia membagi pemain jadi 4 katergori.

Kategori A sampai D, merupakan cara Edwards membagi pemain, dari yang paling mungkin direkrut (A) hingga yang batal direkrut (D), dan sekali lagi semua dihitung secara statistik.

Ini adalah alasan mengapa rekrutmen Liverpool jarang Flop atau gagal sejauh ini.

Pujian datang dari mahaguru Moneyball, Billy Bean.

“Ini memiliki banyak arti yang berbeda. Asumsi ketika istilah itu digunakan adalah bahwa Anda selalu mencari untuk menghabiskan sesedikit mungkin, yang sebenarnya tidak bisa jauh dari kebenaran,” kata Beane kepada Liverpool Echo.

"Beberapa keputusan bisnis - atau keputusan olahraga - menghabiskan banyak biaya, tetapi itu jauh lebih berharga daripada yang Anda masukkan ke dalamnya.

"Misalnya: Michael Jordan. Apa pun yang dia bayarkan oleh Chicago Bulls, dia bernilai lebih tinggi secara eksponensial.

“Kami pada akhirnya mencoba untuk menemukan aset yang undervalued dan berharap bahwa nilai pemain akan terus meningkat. Tantangan di Oakland adalah bahwa ada banyak keputusan bagus yang menghabiskan banyak uang yang tidak boleh kami buat.

“Di Liverpool, contoh yang bagus adalah Salah. Mereka menghabiskan sekitar 40 juta poundsterling untuknya dari Italia, yang merupakan jumlah uang yang banyak. Pada saat itu, orang-orang berpikir itu terlalu banyak tetapi ternyata, dia jauh lebih berharga daripada mereka. dibayar untuknya.

"Bagi saya, itu adalah contoh yang bagus untuk mengeksploitasi keuntungan data - menghabiskan banyak uang, tetapi mendapatkan nilai yang jauh lebih banyak daripada yang diharapkan orang." tutupnya.

Dan, kini Liverpool mulai bersiap dengan musim baru, regenerasi mulai dilakukan, dan tentu saja Moneyball akan menjadi kunci di bursa transfer bersama Michael Edwards.

(Tribunnews.com/Gigih)

Penulis: Gigih
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas