Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Italia

Pondasi Inter Milan Goyah, Tangan Dingin Simone Inzaghi Diuji Langsung Musim Perdana

Pondasi Inter Milan yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir tampak seperti goyah jelang musim baru 2021/2022.

Pondasi Inter Milan Goyah, Tangan Dingin Simone Inzaghi Diuji Langsung Musim Perdana
instagram/inter
Skuat Inter Milan melawan Lugano dalam tajuk laga ujicoba, Minggu (18/7/2021) 

TRIBUNNEWS.COM - Pondasi Inter Milan yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir tampak seperti goyah jelang musim baru 2021/2022.

Cabutnya beberapa pilar kunci kebangkitan performa Inter Milan dalam dua tahun terakhir menjadi salah satu dasarnya.

Inter Milan yang telah berhasil mengakhiri paceklik gelar scudetto musim lalu malah kehilangan beberapa tokoh kuncinya jelang musim baru.

Sebagaimana misal putusnya kerjasama antara Inter Milan dan Antonio Conte tak lama setelah meraih scudetto musim lalu.

Baca juga: Inzaghi & Conte Miliki Kesamaan Filosofi Taktis, De Vrij Tak Sabar Lanjutkan Kejayaan Inter Milan

Achraf Hakimi yang menjadi kunci kegemilangan Inter Milan musim lalu juga harus turut berpisah pada akhir musim pertamanya.

Peran sentral yang dijalankan Hakimi tentu sebanding dengan harga yang ditebus Inter Milan dari Real Madrid pada musim panas lalu.

Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez (kanan) merayakan dengan bek asal Maroko Inter Milan Achraf Hakimi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter Milan dan Benevento, pada 30 Januari 2021 di stadion Meazza, di Milan.
MIGUEL MEDINA / AFP
Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez (kanan) merayakan dengan bek asal Maroko Inter Milan Achraf Hakimi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter Milan dan Benevento, pada 30 Januari 2021 di stadion Meazza, di Milan. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Hanya saja memang Inter Milan terpaksa menjual pemain pentingnya tersebut guna mendapatkan kucuran dana segar.

Alhasil PSG yang berminat untuk mendatangkan Hakimi bersedia merogoh kocek 70 juta euro.

Hilangnya Conte dan Hakimi seakan menjadi pukulan telak bagi Inter Milan yang tengah berusaha mengulangi kejayaannya lagi.

Baca juga: Inter Milan Pesta Gol Jumpa Crotone, Pujian Inzaghi Akui Magis Permainan Calhanoglu

Baca juga: Jadwal Liga Italia - 3 Faktor Inter Milan Bareng Simone Inzaghi Bisa Kehilangan Mahkota Scudetto

Pondasi Inter Milan semakin goyah setelah Romelu Lukaku yang selama ini menjadi sosok tak tergantikan tim berpeluang mengikuti jejak Conte dan Hakimi.

Halaman
123
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas