Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga 2

Akhmad Hadian Lukita: PT LIB Agendakan Pertemuan dengan Klub Liga 2 Bahas Detil Kompetisi

Setelah Liga 1 2021/2022 bergulir, PT LIB selaku operator kompetisi sepakbola giliran mematangkan persiapan kompetisi Liga 2 2021.

Akhmad Hadian Lukita: PT LIB Agendakan Pertemuan dengan Klub Liga 2 Bahas Detil Kompetisi
Tribunnews/Abdul Majid
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setelah Liga 1 2021/2022 bergulir, PT LIB selaku operator kompetisi sepakbola giliran mematangkan persiapan kompetisi Liga 2 2021.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat ditemui usai laga pembuka Liga 1 di SUGBK, Jumat (27/8/2021) malam mengatakan untuk format Liga 2 sama seperti apa yang sudah dijabarkan di Kongres lalu.

Liga 2 yang diikuti 24 tim dibagi empat grup, namun pembagian grup itu sempat mendapatkan penolakan dari beberapa klub Liga 2 karena menurutnya jumlah pertandingan yang didapatkan akan sedikit.

Mereka pun ingin format Liga 2 setidaknya seperti Liga 1.

Namun, Hadian menjelaskan dalam situasi seperti ini sangat sulit untuk menggelar dengan sistem full kompetisi.

“Kami melihat ini dalam skala yang harus dipertimbangkan. Seperti pertama ini diikuti oleh 24 tim ini skala besar. Liga 1 saja yang 18 klub kota bikin sekian series saja susah. Makanya kita buat seperti itu, tidak dibuat full kompetisi mau selesai kapan,” kata Hadian.

“Ini konsennya soal waktu, jadi kita harus buat format sementara mungkin dan saya yakin Liga 2 nanti akan menarik,” sambungnya.

Soal lokasi pertandingan, PT LIB telah memberikan kesempatan kepada klub-klub untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah.

Untuk itu tidak menutup kemungkinan pada fase grup Liga 2 bisa saja bergulir di luar Pulau Jawa.

Yang jelas, Liga 2 akan menerapkan protokol kesehatan ketat sama halnya seperti Liga 1 yang baru saja bergulir.

“Tentu dengan sistem bubble ini masih ada beberapa kemungkinan soal lokasi bisa di Kalimantan, bisa di Sumatera tapi belum tau juga nih. Soal tuan rumah kita kasih syarat terbaru kepada klub kira-kira mereka mau tidak kita beri tawaran ulang,” ujar Hadian.

Sementara itu, untuk kick off Liga 2, PT LIB merencanakan dimulai pada pertengahan September tapi sebelum itu pihaknya akan menggelar pertemuan dengan perwakilan klub Liga 2 guna membahasnya secara lebih detail.

“Secepatnya kalau bisa (managers meeting-red). Sebenarnya kita sudah merancang sejak kemarin,” tuturnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas