Superskor

Liga Inggris

Manchester United, Cristiano Ronaldo Datang Bukan Solusi dan Jaminan Gelar Liga Inggris

Roy Keane menilai Manchester United masih punya kelemahan meski dengan kehadiran Cristiano Ronaldo, di sektor pertahanan dan lini tengah.

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Manchester United, Cristiano Ronaldo Datang Bukan Solusi dan Jaminan Gelar Liga Inggris
Andrew YATES / AFP
(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 03 Desember 2007 Cristiano Ronaldo (kanan) dari Manchester United menyundul gol keduanya melewati Dejan Stefanovic dari Fulham selama pertandingan sepak bola liga Premier, 03 Desember 2007 di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris . Manchester United mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk menandatangani kembali Cristiano Ronaldo dari Juventus, 12 tahun setelah ia meninggalkan Old Trafford ke Real Madrid. 

Dia disiplin bersama Harry Maguire di jantung pertahanan Setan Merah hingga memberikan assist pada gol yang dicetak Mason Greenwood dari sisi sayap kanan.

Kehadiran Raphael Varane juga bisa menjadi opsi bagi Solskjaer memainkan 3 bek sejajar bersama Maguire dan Lindelof karena masing-masing dari mereka punya karakter yang berbeda.

Hal ini sudah dilakukan Solskjaer ketika menjadi caretaker MU di awal kepelatihannya, memainkan 3 bek, Maguire, Lindelof dan Marcus Rojo dengan formasi 3-5-2.

Dengan ini juga akan mempengaruhi lini tengah Setan Merah yang punya Scott McTominay, Fred, hingga Nemanja Matic, dan Pogba.

Mereka punya karakter, peran, serta keunggulan dari pergerakannya.

Baca juga: Hasil Liga Inggris - Start Sempurna Spurs & Mimpi Buruk Arsenal, Sejarah Baru di Premier League

Nemanja Matic masih dibutuhkan Solskjaer karena akurasi umpannya, namun untuk mobilitas mantan pemain Chelsea itu tidak bisa begitu diandalkan.

Berbanding terbalik dengan Fred, mobilitas pemain Brasil ini mempuni, dalam serangan dan pertahanan, tetapi tidak dengan akurasi umpan.

Bagimana dengan Tominay dan Pogba, mereka punya determinasi dan kekuatan untuk membantu dan membangun serangan.

Tidak hanya itu, Tominay juga jeli menempatkan diri untuk menghasilkan gol, sementara Pogba punya kemampuan membaca posisi rekannya dengan baik.

Oleh karena itu, apakah prediksi Roy Keane soal kelemahan Manchester United benar terbukti untuk musim ini?

Berita terkait Liga Inggris

(Tribunnews.com/Sina)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas