Superskor

Liga Italia

Misi Jangka Panjang Mourinho di AS Roma: Benahi Mental, Kekompakan dan Juara Liga Italia

Jose Mourinho ingin membangung skuat AS Roma yang kompak dan memiliki mental yang baik untuk menjadi juara Liga Italia.

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Gigih
Misi Jangka Panjang Mourinho di AS Roma: Benahi Mental, Kekompakan dan Juara Liga Italia
Alberto PIZZOLI / AFP
Pelatih Roma asal Portugal Jose Mourinho melakukan selebrasi usai pertandingan sepak bola Serie A Italia Salernitana vs As Roma di stadion Arechi di Salerno pada 29 Agustus 2021. Jose Mourinho ingin membangung skuat AS Roma yang kompak dan memiliki mental yang baik untuk menjadi juara Liga Italia. 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih kawakan, Jose Mourinho memiliki rencana jangka panjang untuk klub yang saat ini ia tangani, AS Roma.

Mourinho memiliki beberapa gambaran yang akan ia jalankan selama dipercaya menjadi pelatih AS Roma.

Itulah mengapa dirinya menyepakati kontrak kerja tiga musim bersama Giallorossi.

Para pemain Roma merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AS Roma dan Sassuolo di stadion Olimpiade di Roma pada 12 September 2021.
Para pemain Roma merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AS Roma dan Sassuolo di stadion Olimpiade di Roma pada 12 September 2021. (Vincenzo PINTO / AFP)

Baca juga: Hasil Liga Italia: Jose Mourinho Murka Setelah Kemenangan AS Roma Tercoreng Kartu Merah Pellegrini

Ia dari awal tak menjanjikan hasil dan kesuksesan instan bagi Serigala Ibu Kota.

Eks pelatih Chelsea ini ingin secara bertahap membangun skuat yang bisa ia percayai dan andalkan.

Pelatih berusia 58 tahun itu tentu tak hanya berbicara soal konteks di Liga Italia saja.

Ia juga menargetkan hasil terbaik yang bisa dicapai I Lupi di UEFA Conference League yang mereka ikuti.

Baca juga: Hasil Liga Italia: Tammy Abraham Cetak Gol Lagi, Roma Menang, Mourinho Samai Capaian Allegri

Namun, fakta Mourinho sebagai pelatih kelas dunia tak bisa dipungkiri.

Ia langsung menyulap Lorenzo Pellegrini cs sebagai salah satu penantang terkuat Scudetto musim 2021/2022.

Padahal, ia hanya mendatangkan beberapa pemain untuk menambal kekosongan di posisi tertentu.

Racikan strateginya langsung mengatrol performa tim dan tercermin di papan klasemen sementara.

Saat ini, AS Roma berada di peringkat keempat di klasemen sementara.

Mereka hanya terpaut tiga angka dari sang pemuncak klasemen, Napoli yang mencatat hasil sempurna dari lima laga yang sudah dijalani.

Eldor Shomurodov bersama pelatih AS Roma Jose Mourinho
Eldor Shomurodov bersama pelatih AS Roma Jose Mourinho (Instagram @shomurodov.eldor)

Ujian Kekuatan Mental

Perjalanan meraih Scudetto adalah langkah yang panjang dan melelahkan.

AC Milan barangkali tahu betul lelahnya mempertahankan singgasana Serie A 2020/2021 lalu.

Rossoneri sempat memimpin selama beberapa pekan sebelum akhirnya dikudeta oleh rival sekota mereka sendiri.

Mourinho tak ingin itu terjadi pada skuatnya.

Ia ingin para pemain memiliki mental yang benar dan kuat untuk menghadapi beragam tekanan yang muncul di sepanjang musim.

Untuk saat ini, misi The Special One langsung terasa dampaknya.

AS Roma berhasil bangkit dari kekalahan mengejutkan oleh Verona pada pekan sebelumnya.

Pada laga pekan kelima ini, Rui Patricio dkk berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 1-0.

Skuat Giallorossi berhasil menampilkan pertahanan yang cukuup solid di laga tersebut.

Itu seakan menjadi jawaban dari kekalahan 3-2 yang mereka derita di pekan sebelumnya.

Pemain depan Roma Inggris Tammy Abraham (kiri) merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Roma vs Udinese di stadion Olimpiade di Roma pada 23 September 2021.
Pemain depan Roma Inggris Tammy Abraham (kiri) merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Roma vs Udinese di stadion Olimpiade di Roma pada 23 September 2021. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Kekompakan Tim dan Juara Liga Italia

Pelatih asal Portugal ini nampaknya belum mengubah prinsip untuk selalu memberikan gelar juara bagi tim yang ia tangani.

Mou rupanya ingin mempersembahkan gelar prestisius ke kubu Giallorossi.

Impian mengakhiri dahaga gelar Scudetto selama 20 tahun kini menjadi tanggungannya.

Mou adalah sosok pelatih yang kompetitif.

The Special One tak akan lari dari target yang dibebankan padanya.

Namun, ia juga memiliki syarat yang harus dipenuhi untuk mempermudah mencapai target tersebut.

Syarat yang diajukan pria berusia 58 tahun ini juga cukup simpel.

Baca juga: Tammy Abraham, Kesayangan Lampard, Dibuang Tuchel, Andalan Mourinho di Roma

Ia ingin agar anak asuhnya tampil sebagai sebuah tim yang kompak di sepanjang musim Liga Italia.

"Semua orang merasa bahwa saya ingin memberikan yang terbaik bagi tim ini," ungkap Mourinho dikutip dari Football Italia.

"Semua orang pasti senang ketika kami menang."

"Mereka juga sedih ketika kami kalah."

"Tetapi, semua orang harus bersatu sebagai sebuah tim," sambungnya.

(Tribunnews.com/Guruh)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
21
15
5
1
51
16
35
50
2
AC Milan
22
15
3
4
47
25
22
48
3
Napoli
22
14
4
4
39
15
24
46
4
Atalanta
21
12
6
3
44
26
18
42
5
Juventus
22
12
5
5
34
21
13
41
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas