Superskor

Liga Italia

Kualitas Alessandro Bastoni di Inter Milan, Idolai Sergio Ramos, Pujian Mancini, Polesan Bonaccorso

Peran Vital Alessandro Bastoni di Inter Milan, gabungan Chiellini-Bonucci, Pujian Roberto Mancini dan Polesan Stefano Bonaccorso

Penulis: Gigih
Kualitas Alessandro Bastoni di Inter Milan, Idolai Sergio Ramos, Pujian Mancini, Polesan Bonaccorso
MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan Real Madrid Prancis Karim Benzema (kiri) bereaksi di sebelah bek Inter Milan Italia Alessandro Bastoni selama pertandingan sepak bola Grup D Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Real Madrid pada 15 September 2021 di stadion San Siro di Milan. 

Sang ayah-lah yang meyakinkan Alessandro Bastoni menekuni sepakbola bukannya basket, alasannya sederhana, Bergamo lahir untuk Atalanta atau Brescia, dan ketika tawaran datang untuk bermain di tim primavera Atalanta, Bastoni tidak bisa menolak.

Nicola Bastoni, adalah pemain sepakbola untuk klub Cremonese medio 70-an, posisinya adalah gelandang, dan ketika Alessandro ditawari bergabung ke Zingonia (akademi Atalanta), maka Nicola melakukan semuanya untuk karir sang anak.

"Aku harus berterima kasih kepada ayahku. Dia masih memiliki hasrat untuk sepak bola, ia tak bosan melakukan semua ini untukku," ujar Bastoni kepada L'Ultimo Uomo.

Di era 90-an Atalanta melakukan perubahan besar ketika presiden klub, Antonio Percassi, menyewa Stefano Bonaccorso untuk mengelola tim junior.

Bonaccorso bukan pria sembarangan, namanya terkenal seantero Italia sebagai ahlinya membentuk pemain muda dari Giampolo Pazzini hingga Dejan Kulusevski adalah polesannya sejak 1991.

"Skema apa yang anda siapkan? 3-5-2? 4-4-2? 4-3-3? semua hanya nomor telpon tak berguna tanpa persiapan dari pemain," ujar Bonaccorso.

Berkat polesan Bonaccorso, Bastoni tidak hanya dilatih sebagai bek, ia menempatkannya sebagai winger, penyerang, bahkan penjaga gawang.

Ini yang mematangkan Bastoni, ia sangat mahir memainkan bola dan membangun serangan, juga sangat perhatian mengenai ruang dan pergerakan pemain.

Bastoni bermain cerdas, ia memilih tidak terlalu banyak duel dan membaca ruang, tetapi ketika duel fisik diperlukan, dengan tinggi 193 sentimeter, sulit mengalahkan Bastoni.

Liverpool Incar Wonderkid Inter Milan Alessandro Bastoni, Calon Pengganti Dejan Lovren
Liverpool Incar Wonderkid Inter Milan Alessandro Bastoni, Calon Pengganti Dejan Lovren (Instagram Pribadi Alessandro Bastoni, @alessandrobastoni)

Baca juga: Lima Pemain Bangkotan Masuk Nominasi Ballon dOr 2021 - Ada Ronaldo, Messi dan Duo Juventus

Kecerdasannya membuat Bastoni lompat kelas di Timnas, ia telah menjadi kapten Timnas U-19 di usia 17 tahun dan U-20 di usia 18 tahun, menurut Paolo Nicolato, kematangan Bastoni lebih dari pemain seusianya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
20
15
4
1
51
16
35
49
2
AC Milan
21
15
3
3
46
23
23
48
3
Napoli
21
13
4
4
37
15
22
43
4
Atalanta
20
12
5
3
44
26
18
41
5
Juventus
21
11
5
5
32
21
11
38

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas