Superskor

Liga Inggris

Masalah Jadon Sancho di Manchester United, Terjepit Bruno Fernandes dan Pogba hingga Skema Solskjaer

Masalah Jadon sancho di Manchester United, tidak lepas dari skema Solskjaer dan adanya Paul Pogba dan Bruno Fernandes

Penulis: Gigih
Masalah Jadon Sancho di Manchester United, Terjepit Bruno Fernandes dan Pogba hingga Skema Solskjaer
OLI SCARFF / AFP
Striker Inggris Manchester United Jadon Sancho (tengah) ditantang oleh bek Wolverhampton Wanderers asal Brazil Marcal (kiri) dan gelandang Spanyol Wolverhampton Wanderers Adama Traore selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Manchester United di stadion Molineux di Wolverhampton, tengah Inggris pada 29 Agustus 2021/Masalah Jadon sancho di Manchester United, tidak lepas dari skema Solskjaer dan adanya Paul Pogba dan Bruno Fernandes 

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Inggris menang telak melawan Andorra dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Inggris menang lima gol tanpa balas menghadapi tuan rumah Andorra, dan tiga nama mencuri perhatian pada pertandingan ini.

Adalah Phil Foden, Jack Grealish dan Jadon Sancho yang menjadi bintang dalam kemenangan Inggris tersebut.

Dua nama pertama sudah menemukan permainan terbaiknya bersama Manchester City, bahkan sudah menjadi tulang pungggung dalam skema dari Pep Guardiola.

Sedangkan nama terakhir, Jadon Sancho masih belum bisa mereplikasi apa yang ditunjukkannya bersama Borussia Dortmund.

Striker Manchester United Inggris Jadon Sancho berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Southampton dan Manchester United di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 22 Agustus 2021.
Striker Manchester United Inggris Jadon Sancho berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Southampton dan Manchester United di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 22 Agustus 2021. (Glyn KIRK / AFP)

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan ke-8, Live Mola TV, Leicester City vs MU, Arsenal vs Crystal Palace

Baca juga: Uluran Tangan Mourinho Mendekat, Solusi Masa Depan Van De Beek Bersama Manchester United

Jadon Sancho nampak masih membutuhkan banyak adaptasi bersam Manchester United, sejauh ini penampilannya masih belum menjanjikan dalam 8 pertandingan di Liga Inggris.

Apa yang salah dengan Jadon Sancho?

Ada perbedaan besar dengan permainan Sancho dan Borussia Dortmund, perbedaan paling mendasar adalah skema permainan.

Dortmund memainkan skema 4-3-3 dengan dua fullback yang agresif untuk melakukan overlap.

Posisi Sancho juga diberikan kebebasan untuk bermain sebagai sayap kiri dengan Gio Reyna dan Marco Reus bermain di sisi sebaliknya.

Sedangkan di Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer punya prefrensi untuk lebih seimbang dibandingkan bermain menyerang, skema 4-2-3-1 lebih disukai oleh pelatih asal Norwegia ini.

Ini masalahnya, Jadon Sancho memang dimainkan di posisi sayap kiri, namun bedanya, ia juga harus berganti peran dengan Paul Pogba yang beberapa kali juga dimainkan sebagai sayap kiri.

Sancho juga diberikan beban untuk membantu pertahanan, mengingat bagaimana duet pivot Manchester United, Fred dan Scott McTominay cukup rentan dalam serangan balik.

Selain itu, link-up dengan Luke Shaw, menjadi masalah tersendiri untuk Jadon Sancho.

Di Borussia Dortmund, Sancho sudah menjalin chemistry dengan Raphael Gueriero sebagai fullback, keduanya saling mengetahui siapa yang akan melakukan overlapping atau underlapping.

Sedangkan di Manchester United, beberapa kesempatan, Shaw dan Sancho nampak masih belum bisa menjalin komunikasi mengenai siapa yang akan melakukan overlapping dan melakukan cutting inside ke dalam.

Di laga melawan Newcastle United, keduanya beberapa kali terjebak dalam situasi dua lawan satu, karena tidak saling memahami penempatan posisi dan siapa yang melakukan overlapping.

Penempatan Pogba di sisi kiri juga cukup dilematis, alasannya adalah untuk memberikan Bruno Fernandes opsi lain untuk membangun serangan.

Striker Inggris Manchester United Jadon Sancho (tengah) ditantang oleh bek Wolverhampton Wanderers asal Brazil Marcal (kiri) dan gelandang Spanyol Wolverhampton Wanderers Adama Traore selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Manchester United di stadion Molineux di Wolverhampton, tengah Inggris pada 29 Agustus 2021.
Striker Inggris Manchester United Jadon Sancho (tengah) ditantang oleh bek Wolverhampton Wanderers asal Brazil Marcal (kiri) dan gelandang Spanyol Wolverhampton Wanderers Adama Traore selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Manchester United di stadion Molineux di Wolverhampton, tengah Inggris pada 29 Agustus 2021. (OLI SCARFF / AFP)

Baca juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Alarm Bahaya Pertahanan Manchester United Hadapi Jadwal Neraka

Sejatinya, Solskjaer sudah menjelaskan untuk memainkan dua playmaker di lini tengah United musim ini, dengan van de Beek dan Bruno Fernandes menjadi skenario utama.

Namun, justru Pogba yang diplot sebagai second playmaker dengan Bruno Fernandes.

Ini juga menjadi masalah pembagian peran, antara Bruno Fernandes, Pogba dan Sancho.

Tentu, Sancho tidak memiliki kemampuan mengantur ritme permainan, dan beberapa kali melakukan cutting inside yang memotong jalur dari Bruno Fernandes.

Di laga melawan West Ham, Sancho yang turun dari bangku cadangan beberapa kali membuat Bruno Fernandes frustasi karena membuatnya harus bermain melebar dan dengan mudah dimatikan oleh Vladimír Coufal dan Pablo Fornals.

Ruang yang diberikan untuk Jadon Sancho dalam skema Solskjaer menjadi masalah, dan sangat menyulitkan sang pemain untuk mengembangkan permainannya.

Tetapi, harus diingat, Jadon Sancho baru bergabung latihan secara penuh tanggal 9 Agustus 2021, dan menyelesaikan kamp latihan dalam laga uji coba melawan Everton.

Jadon Sancho perlu waktu, dan Ole Gunnar Solskjaer menjelaskan hal tersebut pasca laga melawan Newcastle United.

“Usianya baru 21 tahun, banyak adaptasi yang harus dilakukannya, dan belajar mengenai Liga Inggris,” ujar Solskjer di The Athletic.

“Kami mengetahui talentanya, dan mendatangkannya untuk jangka waktu 10 hingga 12 tahun ke depan,”

“Jadon masih mencari permaiannnya, tetapi ia bekerja keras dan tentu berpotensi menjadi lebih baik,” tambah Solskjaer.

(Tribunnews.com/Gigih)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Manchester City
23
18
3
2
55
14
41
57
2
Liverpool
22
14
6
2
58
19
39
48
3
Chelsea
24
13
8
3
48
18
30
47
4
Manchester United
22
11
5
6
36
30
6
38
5
West Ham
23
11
4
8
41
31
10
37
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas