Superskor

Super Pandit

Erling Haaland, Marco Rose, dan Kans Dortmund Hentikan Dominasi Bayern Munchen di Bundesliga

Marco Rose mengandalkan Erling Haaland sebagai ujung tombak Die Borussen, penyerang Norwegia itu disokong oleh Marco Reus dan Doney Mallen.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Erling Haaland, Marco Rose, dan Kans Dortmund Hentikan Dominasi Bayern Munchen di Bundesliga
twitter/bvbnewsblog
Erling Haaland dan Marco Rose 

Pergerakan tanpa bola dan penempatan posisi dia juga sangat baik, hal itu memberi kami banyak alternatif ketika melancarkan serangan,” tambahnya.

Dengan skema 4-3-1-2 milik Rose, Haaland ditemani pemain cepat lainnya di depan, yaitu Doney Mallen.

Sedangkat tepat dibelakang dua striker ada Marco Reus. Mallen dan Reus memiliki tugas yang sama, yaitu melayani seorang Erling Haaland.

Haaland akan menempatkan diri di antara dua atau tiga bek lawan, ia akan mencari celah lewat samping ataupun tengah.

Saat berhasil menemukan celah untuk berlari, ia mulai bergerak seiring dengan umpan terobosan yang datang mengarah kepadanya.

Marco Reus yang memiliki kualitas passing di atas rata-rata menjadi pemanja untuk striker haus gol tersebut.

Tak heran, gol-gol Haaland banyak datang dari umpan yang diberikan oleh Marco Reus.

Namun, Haaland juga tidak begitu bertumpu pada pemain lain, ia bisa bermain dengan siapa saja. Itu dibuktikan dengan jumlah golnya di Timnas Norwegia dan Mantan klubnya, RB Salzburg.

Jadon Sancho merupakan penyumbang assist terbanyak untuk Haaland di musim lalu dengan catatan 16 assist.

Meski harus ditinggal tandemnya yang memilih hijrah ke Manchester United itu, Halland tetap mampu mencetak banyak gol untuk Brussia Dortmund.

Dilansir Twenty3 Sport, Haaland mampu mencetak gol dengan pergerakannya sendiri, yaitu berlali dan melewati lawan, ia juga dapat mencetak gol dari luar kotak penalti memanfaatkan kualitas tendangan kaki kirinya.

Haaland tidak terlalu butuh peluang besar agar mencetak gol, karena ia mampu memanfaatkan peluang sekecil mungkin untuk dapat ia sarangkan ke gawang lawan.

Musim ini saja, striker asal Norwegia itu sukses mencetak 11 gol dari 8 pertandingan di seluruh kompetisi untuk Dortmund.

Di Bundesliga, torehan 7 gol Haaland sejajar dengan bintang Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

Jika dikalkulasi, torehan gol Haaland di Bundesliga berjumlah 48 gol dari 47 pertandingan.

Catatan gol Haaland di Liga Champions lebih mentereng, bahkan menungguli dua ikon sepak bola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Total, Haaland telah mencetak 21 gol dari 17 pertandingannya di Liga Champions. 

Sedangkan Lionel Messi, hanya mendulang 6 gol saja dari 17 laga pertamanya di Liga Champions.

Seorang Cristiano Ronaldo saja baru bisa mencetak gol di Liga Champions setelah menjalani 27 pertandingan.

Total, striker dengan tinggi 194 cm itu sudah menyumbang 68 gol dan dari 67 pertandingan untuk Die Borussen.

Sebuah catatan yang fantastis untuk striker yang baru berusia 21 tahun.

Lalu yang menjadi pertanyaan, mampukah gelontoran gol yang diciptakan Haaland membawa Brussia Dortmund berjaya sekaligus menghentikan dominasi Bayern Munchen di musim ini?

(Tribunnews.com/Deivor Ismanto)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Manchester City
23
18
3
2
55
14
41
57
2
Liverpool
22
14
6
2
58
19
39
48
3
Chelsea
24
13
8
3
48
18
30
47
4
Manchester United
22
11
5
6
36
30
6
38
5
West Ham
23
11
4
8
41
31
10
37
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas