Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Superskor

Masalah Lini Depan Arsenal, Aubameyang Ringkih & Mandulnya Lacazette, Rekrut Striker Titisan Drogba?

Performa lini depan Arsenal yang masih jauh dari kata tajam, pasukan Arteta hanya mampu menciptakan 13 gol dari 11 pertandingan Liga Inggris.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Masalah Lini Depan Arsenal, Aubameyang Ringkih & Mandulnya Lacazette, Rekrut Striker Titisan Drogba?
MARTIN RICKETT / POOL / AFP
Pemain tengah West Ham United asal Inggris, Michail Antonio (kanan) gagal mencetak gol melewati kiper Manchester City Brazil Ederson (tengah) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan West Ham United di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 27 Februari. , 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Arsenal sukses menunjukkan performa gemilang di Liga Inggris musim ini.

Setelah merasakan tiga kekalahan menyakitkan secara berturut-turut di partai awal, Arsenal mampu bangkit di laga setelahnya dengan meraih enam kemenangan dan dua hasil imbang.

The Gunners pun bertengger di posisi kelima klasemen Liga Inggris dengan torehan 20 poin, unggul tiga angka dari Manchester United yang berada dibawahnya, dan hanya terpaut enam poin dari Chelsea di puncak.

Sang juru taktik, Mikel Arteta patut berseri-seri berkat skema "Arteta Ball" miliknya yang mulai terimplementasikan dengan baik dan mampu membawa Arsenal naik ke papan atas.

Namun, di balik kebangkitan The Gunners, ada secuil masalah yang bisa menjadi besar jika tak kunjung diatasi.

Baca juga: Liverpool vs Arsenal Liga Inggris, Kesengsaraan Klopp & Kecemasan Arteta soal Kondisi Pemain

Baca juga: Perwujudan Ambisi Conte untuk Tottenham, Bidik 3 Pemain, Tularkan Kejayaan di Chelsea & Inter Milan

Adalah performa lini depan Arsenal yang masih jauh dari kata tajam, pasukan Arteta hanya mampu menciptakan 13 gol dari 11 pertandingan Liga Inggris.

Dari kreatifitas yang berhasil diciptakan di lini tengah memang mampu membuat serangan Arsenal Moncer, namun masalah terletak pada kemampuan finishing striker The Gunners.

Berita Rekomendasi

Akumulatif xG sebanyak 14.3, dengan torehan 13 gol adalah catatan yang kurang apik untuk tim yang bertengger di papan atas.

Jika dibandingkan dengan tim lima besar lain, torehan gol The Gunners adalah yang paling sedikit. Rata-rata tim di papan atas telah mencetak 20 gol ke atas.

Ya, sorotan patut diberikan oleh dua juru gedor Arsenal, Aubameyang dan Lacazette.

Nama yang disebutkan pertama baru mencetak empat gol dari 10 pertandingan untuk The Gunners di Liga Inggris.

Lebih buruk lagi catatan Lacazette, ia baru menciptakan satu gol dari enam pertandingan di Liga Inggris untuk Arsenal.

Striker Arsenal asal Prancis Alexandre Lacazette bereaksi setelah kehilangan kesempatan pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Eropa UEFA antara Arsenal dan Slavia Praha di Emirates Stadium di London pada 8 April 2021.
Striker Arsenal asal Prancis Alexandre Lacazette bereaksi setelah kehilangan kesempatan pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Eropa UEFA antara Arsenal dan Slavia Praha di Emirates Stadium di London pada 8 April 2021. (IAN KINGTON / AFP)

Jelas hal tersebut tak bisa dibiarkan, moncernya lini tengah The Gunners harus dapat disokong juga dengan ketajaman lini depan jika mereka ingin bertahan di papan atas.

Eks punggawa Arsenal sepertinya memiliki kepekaan dengan hal itu, Kevin Campbell menyarankan The Gunners untuk memboyong salah striker milik West Ham, Michail Antonio.

"Dia (Antonio) bisa membuat perbedaan nyata untuk Arsenal, namun West Ham akan gila jika menjualnya," kata Campbell dilansir The Sun.

Ya, Antonio namanya semakin dikenal sebagai striker kelas atas eropa, dirinya sudah menorehkan enam gol dari sembilan pertandingan musim ini bersama West Ham di Liga Inggris.

Antonio pun berada di daftar top skor Liga Inggris, namanya hanya kalah dengan Mohamed Salah dan Jamie Vardy yang telah mengemas 10 dan tujuh gol.

Pemain asal Jamaika tersebut mampu mempertahankan performa apiknya bersama The Hammers yang ia tunjukan pada paruh musim lalu.

Ia merupakan top skor sepanjang masa The Hammers dengan torehan 51 gol, empat gol lebih banyak dari legenda West Ham, Paulo Di Canio.

Semenjak itu, namanya pun terus dikait-kaitkan dengan salah satu striker terbaik di Liga Inggris, Didier Drogba.

Sempat bermain sebagai bek kanan di beberapa musim Liga Inggris, Antonio mampu berubah menjadi bomber subur setelah West Ham dinahkodai oleh David Moyes.

Ia dijadikan Moyes striker karena saat itu The Hammers harus ditinggal oleh Marco Arnautovic yang memilih pinangan tim Liga China, Shanghai Port.

Serta, melempemnya performa striker baru West Ham pada saat itu, Sebastian Haller.

Ditopang oleh pemain-pemain cepat seperti Said Benrahma, Jarod Boben dan Pablo Fornals. Dan dengan formasi jitu 4-2-3-1 milik Moyes.

Antonio bukan lagi bek kanan medioker yang tampil angin-anginan, melainkan bomber murni yang namanya diperhitungkan untuk menjadi topskor Liga Inggris.

Pertanyaannya, apa kemampuan Michail Antonio hingga mampu menjadi striker kelas atas?

Michail Antonio
Michail Antonio (Mirror)

Michail Antonio adalah striker dengan kemampuan finishing yang ciamik, ia mampu dengan tenang melesatkan gol ke gawang lawan.

Antonio tidak terlalu butuh peluang besar agar mencetak gol, karena ia mampu memanfaatkan peluang sekecil mungkin untuk dapat ia sarangkan ke gawang lawan.

Finishing paling berkelas Antonio adalah saat West Ham bertemu Manchester City pada (24/10/2020) musim lalu, menyambut umpan Coufal dari sisi kanan.

Antonio yang dijaga ketat oleh Ruben Dias, melakukan tendangan salto yang mengagetkan kiper dan para pemain belakang City.

Hasil tendangan salto Antonio pun menghujam ke arah pojok kanan gawang yang dijaga oleh Ederson.

Kemampuan Antonio dalam urusan melakukan finishing juga diakui oleh pelatihnya di West Ham, David Moyes.

"Michail (Antonio) adalah pemain yang jenius dalam melakukan finishing," Kata Moyes dilansir dari laman resmi West Ham.

"Ia bisa mencetak gol dari sudut sempit ataupun posisi sulit, dia brilian," lanjutnya.

Pemain asal Jamaika ini juga memiliki kemampun dribel yang sangat baik, mengingat posisinya dahulu adalah seorang penyerang sayap bahkan bek kanan.

Catatan dribelnya musim ini juga mentereng, dilansir sofascore, succ. dribbles Antonio adalah 1.74 (85%).

Artinya, pemain berusia 31 tahun tersebut begitu jarang kehilangan bola saat melakukan dribel, ia hampir selalu sukses untuk merangsek ke kotak penalti memanfaatkan kemampuan dribelnya.

Ia juga memiliki catatan bagus saat melakukan duel di lapangan, kembali dilansir sofascore, duels won Antonio mencapai 6.0 (100%).

Antonio tidak pernah kalah saat melakukan duel, ia selalu mampu membuat bola terus berada dalam penguasaannya.

Hal tersebut sangat efektif untuk ia dapat membuka celah kepada rekan-rekannya ataupun mencipatakan peluangnya sendiri.

Lalu, kelebihan terakhir yang dimiliki oleh Michail Antonio adalah kemampuannya dalam menembak ke arah gawang.

Shots per game Antonio di Liga Inggris musim ini mencapai angka 5.0 dengan tingkat shots on target per gamenya adalah 2.8.

Ya, dari 2.8 yang on target, Antonio mampu mencetak enam gol.

Itu membuktikan betapa efektifnya setiap shot yang diciptakan Antonio untuk merobek jala gawang lawan.

Antonio memiliki ketenangan saat akan melakukan tendangan, ia tahu kapan harus menendang dengan keras dan memilih sudut yang dituju untuk menendang.

Satu gol lewat tendangan gledek berjarak 30 meter ke gawang Amerika Serikat pada (17/11/2021) adalah contoh nyata dari kualitas shot yang dimilikinya.

(Tribunnews.com/Deivor)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Liverpool
19
14
4
1
47
19
28
46
2
Arsenal
20
11
7
2
39
18
21
40
3
Nottm Forest
20
12
4
4
29
19
10
40
4
Chelsea
20
10
6
4
39
24
15
36
5
Newcastle
20
10
5
5
34
22
12
35
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas