Superskor

Liga Italia

Keuntungan AC Milan Terdepak dari Liga Champions, Ikuti Kisah Manis Inter Milan Rajai Serie A

Fokus dalam perburuan Scudetto Liga Italia menjadi keuntungan AC Milan setelah terdepak dari Liga Champions 2021/2022.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Keuntungan AC Milan Terdepak dari Liga Champions, Ikuti Kisah Manis Inter Milan Rajai Serie A
MIGUEL MEDINA / AFP
Gelandang Liverpool Inggris Conor Bradley (kiri) menghibur bek AC Milan Inggris Fikayo Tomori pada akhir pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA antara AC Milan dan Liverpool pada 7 Desember 2021 di stadion San Siro di Milan. 

TRIBUNNEWS.COM - Ada keuntungan yang dituai AC Milan sehubungan dengan terdepaknya anak asuh Stefano Pioli ini dari kompetisi Eropa Liga Champions.

Yap, AC Milan finis di posisi juru kunci klasemen Grup B Liga Champions lewat raihan 4 angka.

Kekalahan yang dituai Rossoneri 2-1 kala menjamu Liverpool di Stadion San Siro menjadi akhir perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.

Padahal sebenarnya, AC Milan berhasil unggul terlebih dahulu melalui Fikayo Tomori (28').

Namun, The Reds -julukan Liverpool- berhasil menciptakan dua gol balasan melalui Mohamed Salah (36') dan Divock Origi (55').

Tentu menjadi hasil yang tak dibayangkan oleh Rossoneri, setelah menunggu tujuh tahun untuk kembali mentas di kompetisi elite antar-klub di Benua Biru.

Baca juga: Klasemen Akhir Liga Champions Grup A-D: AC Milan Coreng Wajah Serie A, Liverpool Masih Tanpa Cacat

Baca juga: Pembelaan Stefano Pioli Usai AC Milan Jadi Penggembira di Liga Champions, Tempati Juru Kunci Grup B

Para pemain AC Milan memberikan pengakuan kepada publik pada akhir pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA antara AC Milan dan Liverpool pada 7 Desember 2021 di stadion San Siro di Milan.
Para pemain AC Milan memberikan pengakuan kepada publik pada akhir pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA antara AC Milan dan Liverpool pada 7 Desember 2021 di stadion San Siro di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Namun perjuangan antiklimaks yang dihasilkan Il Diavolo Rosso bukannya tanpa keuntungan sama sekali.

Setidaknya armada tempur Stefano Pioli bisa mengikuti kisah sukses Inter Milan di musim 2020/2021.

Ya, Nerazzurri yang kala itu ditangani Antonio Conte juga mengalami nasib tragis babak belur di fase grup.

Inter Milan yang kala itu diperkuat Romelu Lukaku tak sanggup tampil gemilang di ketatnya persaingan kompetisi Eropa.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas